Masuk Bursa Casekda Sumenep, DR. R. Abd. Rahman Riadi: Pemerintah Harus Bisa Mengentaskan Kemiskinan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DR. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM.
DR. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM.

i

SURABAYA PAGI, Sumenep- Pemerintahan kab. Sumenep, bakal kehilangan sosok Sekda ditahun ini, banyak kandidat yang sudah mulai pasang nama untuk merebut jabatan kursi Sekda Kab. Sumenep.

Pantauan Surabaya Pagi, ada sembilan Calon sekda (Casekda) Kab. Sumenep yang sudah santer di mediakan dan masuk dalam bursa pemilihan Sekda Kab. Sumenep.

Untuk diketahui, Jabatan Sekda Kab. Sumenep, Ir Edy Rasiyadi M.Si bakal Purna tugas di bulan Agustus mendatang.

Sejumlah nama yang ikut dalam Bursa pencalonan Sekda Kab. Sumenep, diantaranya, Eri Susanto Kepala DPUTR, Agus Dwi Saputra, Kepala Disdik, Chainur Rasyid (DKPP) dan Ferdiansyah Tetrajaya (Asisten Pemerintahan) Moh. Ramli, (Kadisprindaq), Abd. Rahman Riadi (DPMPTSP) juga Moh, Iksan (Kadisbudporapar) dan Arif Firmanto (Bappeda) Rudi (Kepala Perpustakaan)

Salah satu calon DR. R. Abd. Rahman Riadi, SE, MM. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kab. Sumenep, di rang kerjanya, menerangkan visi misinya.

Kepala Dinas yang kerapkali disapa Rahman ini mengaku, bakal bekerja sesuai dengan tufoksinya, langkah inovatif mengentaskan kemiskinan di Kab. Sumenep.

Menurut Rahman, angka kemiskinan di Kab. Sumenep masih terbilang cukup tinggi, dengan angka yang sangat signifikan, saat ini berkisar 17,78 �n berada dirangking 37 khusus di 38 kota.

Makanya, kata dia, tugas pemerintahan di Kab. Sumenep itu harus benar-benar berusaha bekerja ekstra untuk mengentaskan kemiskinan di kab. Sumenep. Tegasnya

Selain itu, sambungnya, langkah Pertama yang harus dilakukan untuk menaikkan pendapatan masyarakat, taruhlah saat ini pendapatan perkapita dari 842 ribu, pendapatan harus dinaikkan.

Ia juga mengatakan, kalau rata -rata masyarakat di Kab. Sumenep, perbulan perkapita masyarakat itu hanya berkisar diangka 17.00 ribu, maka angka kemiskinan akan terus bertambah dan meningkat, namun jika pemerintah mampu menaikkan angka sampai 20.00, perkapita dalam satu hari, maka kehidupan masyarakat masuk kelingkungan sejahtera. Jelasnya

" Selama ini, kita melihat garis kemiskinan di Kab. Sumenep, perkapita pendapatannya itu di angka 17500 tidak sampai 20.000, nah, kira-kira kalau uang 20.000 ribu untuk satu orang perhari perkapita itu cukup gak,"katanya.

Makanya kata Rahman, pihaknya sebagai kepala DPMPTSP Kab. Sumenep, mengajak masyarakat di kab. Sumenep, setidaknya memiliki modal untuk usaha yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.

"Intinya jadi masyarakat itu harus punya modal usaha jangan hanya minta-minta,"imbuhnya.

Untuk kesiapannya masuk jadi Casekda, pihaknya mengaku santai dan ketemu nanti, yang terpenting kerja dulu.ar

Berita Terbaru

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Madiun– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, selalu diwarnai dengan kemeriahan yang k…

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sempat menjadi buah bibir sebagai destinasi favorit baru dalam beberapa bulan terakhir, justru saat ini pendakian Gunung Carenge…

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program Sangu Sampah yang merupakan program baru di Kabupaten Trenggalek, kini pelajar diwilayah tersebut memiliki cara…

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama 8-23 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 363.800 liter air bersih kepada warga…

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi target capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih akan…

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna mendukung proses pendaftaran produk kopi khas Kecamatan Krucil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mendorong…