Dibanderol Mulai Rp500 Jutaan, Mobil Listrik Xiaomi YU7 Resmi Meluncur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Mobil listrik Xiaomi YU7. SP/JKT
Caption: Mobil listrik Xiaomi YU7. SP/JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal China, Xiaomi resmi meluncurkan mobil listrik keduanya, yang sebelumnya hadir untuk mengisi segmen sedan kini menyasar pasar SUV. Model yang dimaksud yaitu YU7 yang hadir dalam tiga varian.

Secara desain, eksterior Xiaomi YU7 menawarkan kesan elegan dan mewah adalah kunci utama. Xiaomi EV selalu berkomitmen menghadirkan desain relevan yang tak lekang oleh waktu dan Xiaomi YU7 dengan sempurna mewujudkan komitmen ini.

Xiaomi YU7 juga menawarkan berbagai pilihan interior yang stylish. Tersedia empat pilihan warna interior, Pine Gray, Coral Orange, Twilight Blue, serta kombinasi dua warna terbaru Ash Gray & Iris Purple, yang dirancang selaras dengan sembilan pilihan warna, Senin (30/06/2025).

Hampir seluruh area yang sering disentuh, dilapisi menggunakan material soft-touch. Sementara itu, pada bagian jok dilengkapi dengan kulit Nappa yang lembut dan nyaman, memberikan rasa empuk namun tetap menopang tubuh dengan baik, cocok untuk perjalanan jauh sekalipun.

Untuk urusan kenyamanan duduk, Xiaomi YU7 menawarkan opsi kursi depan zero-gravity ganda yang bisa direbahkan melalui satu sentuhan panda tombol kendali. Kursi ini juga dilengkapi fitur pijat di 10 titik, memungkinkan pengemudi beristirahat tanpa harus berpindah tempat duduk.

Performa jarak jauh Xiaomi YU7 didukung oleh platform penggerak listrik canggih. Semua varian menggunakan platform silikon karbida 800V yang memungkinkan pengisian daya ultra-cepat hingga 5,2C. Dengan teknologi ini, baterai bisa terisi dari 10 ke 80 persen hanya dalam 12 menit, dan dalam 15 menit sudah cukup untuk menempuh jarak hingga 620 km.

Model tersebut dibanderol mulai dari Standar versi RWD yang dibanderol mulai dari 253.500 yuan atau kisaran Rp 570 juta. Kemudian Pro AWD yang ada di angka 279.900 yuan atau Rp 630 jutaan serta Max AWD yang ada di angka 32.900 yuan atau Rp 740 jutaan. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan temukan data ganda penerima hingga mencapai 6 juta orang. Kepala BGN Sudaryono mengatakan data g…

Pengangguran Terbuka Mei 2026 Turun 0,03% Poin

Pengangguran Terbuka Mei 2026 Turun 0,03% Poin

Jumat, 07 Agu 2026 08:49 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 4,65%. Angka ini mengalami penurunan 0,03% p…