Rumah Vokasi Kadin Kolaborasi dengan Disnaker dan Cabang Dinas Pendidikan Gelar Sertifikasi Las 3G

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal bersama Kadisnaker Gresik Zainul Arifin dan Kacab Wilayah Pendidikan Gresik Kiswanto saat pembukaan kegiatan sertifikasi di Aula Cabang Wilayah Pendidikan Gresik, Selasa (1/7). SP/Grs
Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal bersama Kadisnaker Gresik Zainul Arifin dan Kacab Wilayah Pendidikan Gresik Kiswanto saat pembukaan kegiatan sertifikasi di Aula Cabang Wilayah Pendidikan Gresik, Selasa (1/7). SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik melalui program Rumah Vokasi akan menggelar diklat sertifikasi kompetensi kejuruan las (welder) 3G pada plat atau pipa menggunakan metode las SMAW (Shielded Metal Arc Welding) atau FCAW (Flux Cored Arc Welding). Sertifikasi akan dimulai pada 9 Juli mendatang dengan diikuti 30 peserta dan sertifikat kompetensi akan dikeluarkan oleh LPK Abadi Edu Pratama (AEP) sebagai penyelenggara sertifikasi profesi.

Kegiatan sertifikasi kali ini merupakan kolaborasi antara Rumah Vokasi Kadin Gresik dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik dan Cabang Wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. 

"Sertifikasi profesi tukang las sangat penting karena menjamin kualitas, keamanan, dan profesionalisme pekerjaan pengelasan. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa tukang las memiliki kompetensi yang sesuai standar, meningkatkan peluang kerja, dan memastikan produk las memenuhi standar yang ditetapkan," kata Ketua Rumah Vokasi Gresik, Choirul Rizal pada acara pembukaan sertifikasi, bertempat di Aula Dinas Cabang Pendidikan Jl Wahidin Sudirohusodo Gresik, Selasa (1/7/2025).

Ia menegaskan, sertifikasi akan memastikan bahwa tukang las memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan pengelasan yang sesuai dengan standar yang berlaku, baik standar nasional maupun internasional. 

"Pengelasan yang tidak memenuhi standar dapat menyebabkan kegagalan struktural yang fatal, seperti pada konstruksi bangunan atau mesin. Sertifikasi membantu mencegah risiko dengan memastikan pengelasan dilakukan dengan benar," tegasnya.

Pria yang juga Ketua Kadin Gresik ini membeberkan, sertifikasi las yang diselenggarakan bersama ini memainkan peran penting dalam penyerapan tenaga kerja di bidang pengelasan. Sertifikasi, terutama yang dikeluarkan oleh lembaga resmi seperti LPK AEP dan Kemenaker (Kementerian Ketenagakerjaan), menjadi bukti kompetensi seorang welder, meningkatkan peluang kerja, dan berpotensi meningkatkan gaji. 

"Disnaker Gresik, Kadin, Rumah Vokasi dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik akan terus mendorong keterlibatan tenaga kerja untuk mengambil sertifikasi ini agar mempu meningkatkan kwalitas pengelasan mereka. Kita bersama akan selalu mencarikan peluang agar naker di Gresik semakin profesional," imbuhnya.

Ditegaskan kembali oleh Rizal, pihaknya siap memfasilitasi guru magang agar bisa ikut menimba ilmu langsung ke industri agar.memiliki tambahan bekal pengalaman bukan hanya tataran teori pada buku dan pelajaran di ruang kelas.

"Kami dari Rumah Vokasi akan memfasilitasi guru yang ingin  magang di Industri yang ada di Gresik. Tujuannya agar para guru mempunyai wacana baru perihal Loncatan Teknologi yg ada di Industri sehingga yg di ajar di sekolah hampir mendekati yg ada di Industri. Tujuannya agar Anak Didik siap pakai setelah lulus sekolah," ujarnya.

Selain itu kata Rizal, Rumah Vokasi bersama Cabang Dinas akan melakukan BKK ( Bursa Kerja Khusus ) untuk SMK. "Saya berharap Perihal Ketenagakerjaan termasuk undang-undang ketenagakerjaan dapat dimasukkan dalam kurikulum SKM," pungkasnya

Sementara itu Kepala Disnaker Gresik, Zainul Arfin, mengatakan, kolaborasi antara dunia usaha, pendidikan, dan industri merupakan upaya sinergis untuk menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan kurikulum pendidikan, serta mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan pasar. 

"Kolaborasi dunia usaha, dunia pendidikan, dan pemerintah ini sangat diperlukan dalam penyiapan tenaga kerja gresik baik di sektor manufaktur maupun sektor jasa sebagai pendukung industri di kabupaten gresik," ungkapnya.

Tentu kata Zainul, kolaborasi akan menguntungkan dunia industri  dari perolehan calon tenaga kerja yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan industri. Mendapatkan masukan untuk pengembangan kurikulum yang relevan  "Memangun citra positif melalui keterlibatan dalam dunia pendidik," pungkasnya. grs

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…