BPS Catat Kenaikan Harga Pangan Picu Inflasi di Kota Malang 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BPS Kota Malang Umar Sjarifudin. SP/ MLG
Kepala BPS Kota Malang Umar Sjarifudin. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatatkan adanya kenaikan harga beberapa komoditas pangan yang memicu terjadinya inflasi di wilayah setempat secara month to month atau pada Juni 2025 terhadap Mei 2025 sebesar 0,38 persen.

"Inflasi secara month to month di Kota Malang sebesar 0,38 persen. Pemicunya karena kenaikan harga untuk mayoritas komoditas pangan," kata Kepala BPS Kota Malang Umar Sjarifudin di Kota Malang, Rabu (02/07/2025).

Berdasarkan catatan BPS Kota Malang, harga bahan pangan seperti cabai rawit mengalami inflasi 67,56 persen dan memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,10 persen dan harga kacang panjang mengalami kenaikan 67,95 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,05 persen.

Selanjutnya, harga sawi putih juga mengalami kenaikan 41,43 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,02 persen dan harga tomat naik 19,88 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,02 persen.

Lalu, harga bawang merah naik 8,91 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,03 persen, harga telur ayam ras naik 3,48 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,03 persen, dan harga beras naik 0,78 persen dengan andil terhadap inflasi 0,03 persen.

Kemudian, harga daging ayam ras naik 1,53 persen dengan andil terhadap inflasi 0,02 persen dan harga ayam goreng juga mengalami kenaikan 2,98 persen dengan andil terhadap inflasi 0,02 persen.

Sedangkan untuk inflasi di Kota Malang pada Juni 2025 yang sebesar 0,38 persen masih lebih rendah dengan inflasi yang terjadi di Provinsi Jawa Timur sebesar 0,43 persen, tetapi lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi Nasional yang berada di angka 0,19 persen.

Dengan inflasi pada Juni 2025, maka inflasi pada tahun kalender Juni 2025 terhadap Desember 2024 (year to date) sebesar 1,32 persen. Inflasi secara tahun ke tahun (year on year) pada Juni 2025 terhadap Juni 2024 sebesar 2,11 persen. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…