Bantuan Seragam untuk Siswa Prasejahtera di Malang Siap Dibagikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Ribuan siswa di Kota Malang mendapat bantuan seragam sekolah dari pemerintah setempat. Bantuan ini diberikan kepada pelajar dari jenjang SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta, sebagai bagian dari program pengadaan seragam yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini.

Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Tri Oky Rudianto P yang menyebutkan bahwa distribusi seragam telah menyasar ke semua jenis sekolah.

“Memang siswa di Kota Malang, baik yang sekolah di negeri maupun swasta, menerima bantuan seragam dari pemerintah,” kata Tri Oky, saat ditemui di Kantor Disdikbud Kota Malang, Senin, (7/7/2025).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Muflikh Adhim, menambahkan, bantuan ini terbagi dalam dua jenis: seragam siap pakai dan seragam dalam bentuk kain. Terdiri dari seragam putih-merah, seragam putih biru, dan seragam Pramuka.

Seragam siap pakai diberikan kepada siswa dari keluarga prasejahtera, yang datanya telah dikumpulkan sejak awal tahun oleh masing-masing sekolah. Sebagian diantara mereka sudah termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Itu untuk siswa prasejahtera. Kita ambil datanya dari anak-anak kelas 2 sampai kelas 5 SD, dan untuk SMP dari kelas 7 dan 8,” jelas Muflikh saat dikonfirmasi.

Proses distribusi seragam dilakukan berdasarkan data yang diajukan oleh pihak sekolah ke Dinas Pendidikan. Anggaran pun disesuaikan dengan jumlah siswa yang masuk dalam kriteria penerima.

“Pendataan dilakukan sejak Januari. Sekolah mengirimkan data jumlah siswa prasejahtera, dan kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran,” terang Muflikh.

Tercatat sebanyak 1.460 seragam dibagikan kepada para siswa SD. Angka ini mencakup siswa dari berbagai sekolah, baik negeri maupun swasta. Sementara, untuk jenjang SMP, jumlah seragam yang dibagikan sebanyak 1.380 siswa.

Sementara itu, untuk seluruh siswa baru, baik di sekolah negeri maupun swasta, bantuan seragam akan diberikan dalam bentuk kain dan atributnya. Program ini sedang dalam tahap pengadaan dan dijadwalkan rampung dalam waktu dekat.

“Jadi itu untuk siswa SD kelas 1 dan SMP kelas 7, semua akan mendapat seragam dalam bentuk kain, baik yang di sekolah negeri maupun swasta. Ini menyasar seluruh siswa, bukan hanya yang prasejahtera,” lanjutnya. 

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…