MSJA Bagikan Dividen Rp12 per Saham di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Jakarta – Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat konflik Iran-Israel, PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) tetap menunjukkan komitmennya kepada pemegang saham dengan membagikan dividen tunai sebesar Rp12 per lembar saham pada Selasa (8/7/2025).

Corporate Secretary MSJA, Kent Kurniawan Handi, menyatakan bahwa besaran dividen tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa meskipun kondisi global menimbulkan banyak tantangan, perusahaan tetap mampu menjaga kinerja dan stabilitas usaha.

“Termasuk dalam hal pertumbuhan ekonomi dunia, konflik yang belum selesai, serta fragmentasi perdagangan internasional. Namun, di sisi lain, perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan dan penguatan,” ujar Kent.

Ia mengungkapkan, berdasarkan proyeksi Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi nasional pada 2024 dan 2025 diperkirakan berada di kisaran 5,5 persen. Sejalan dengan itu, MSJA mencatatkan peningkatan volume penjualan produk nonwoven, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Namun secara nilai, penjualan mengalami penurunan sebesar 2,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski beban pokok penjualan meningkat sebesar 1,67 persen, Kent menegaskan bahwa hal tersebut bukan karena inefisiensi, melainkan akibat naiknya penggunaan bahan baku sebagai dampak dari kenaikan volume produksi.

"Biaya meningkat karena kami menjual lebih banyak. Jadi, secara operasional, ini tetap mencerminkan pertumbuhan," jelasnya.

Sepanjang 2024, MSJA membukukan laba sebesar 5,6 juta dolar AS. Kent menegaskan, kondisi keuangan yang sehat dan pengelolaan yang baik menjadi dasar utama perseroan dalam memutuskan pembagian dividen tunai tahun ini.

“Jumlah dividen yang dibagikan juga meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” tegasnya.

Untuk tahun 2025, MSJA tetap optimistis menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 25 persen. Target tersebut ditopang oleh investasi pada riset dan pengembangan teknologi guna menciptakan produk nonwoven berkualitas tinggi dengan nilai tambah yang lebih besar.

“Kami harap produk inovatif ini bisa memasuki tahap komersialisasi pada semester II tahun 2025,” pungkas Kent. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…