SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani, mengajak alumni dan santri Sunan Drajat untuk aktif mengembangkan ekonomi berbasis teknologi, khususnya kecerdasan buatan artificial intelligence (AI).
Hal ini disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (PC. PESSANDRA) Kabupaten Gresik di Pendopo Kabupaten setempat, pada Selasa (8/8/2025).
Selain bupati, hadir dalam pelantikan PC. PESSANDRA Gresik ini diantaranya Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat K.H. Abdul Ghofur, Ketua Yayasan PPSD Gus Murrobi Binnur atau yang akrab disapa Gus Obby, Ketum Pimpinan Pusat (PP) Pessandra Muhajirin, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wabup dr. Asluchul Alif, Perwakilan Pengurus Pessandra Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro, dan dihadiri ratusan alumni PPSD wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut menegaskan pentingnya peran santri di era digital. "Hari ini, santri dan alumni pesantren harus melek teknologi. AI bukan hanya milik akademisi, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi umat," ujarnya.
Menurutnya, potensi besar santri dan alumni harus diarahkan pada sektor-sektor produktif, seperti UMKM digital, edukasi berbasis teknologi, dan startup lokal. Ia berharap kehadiran PESSANDRA dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi alumni pesantren yang berbasis inovasi dan teknologi.
Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong kepada Pondok Pesantren Sunan Drajat dan Pessandra untuk mencari alumni atau santri yang Intelligence Quotient (IQ) nya diatas 110 untuk disekolahkan atau di kuliahkan, dan mereka semua nanti diambil dan diberdayakan untuk pengembangan ekonomi agar pondok pesantren dan aluminnya semakin kuat kemandirian ekonominya.
"Gus Anas bisa mencari santri atau alumni berapa gitu, yang punya IQ diatas rata-rata di sekolahkan khusus untuk mempelajari AI dan sesuatu saat mereka diambil untuk bantu mengembankan perkonomian PP. Sunan Drajat yang saat ini sudah mulai pesat perkembangannya, termasuk tadi disebutkan ada Toserba dan pabrik garam," harap Gus Yani.
Dalam kesempatan itu Gus Anas Al Khifni Direktur Perekonomian PP. Sunan Drajat mengajak kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam pengembangan ekonomi, salah satunya mempermudah berdirinya Toserba dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Gresik.
"Di wilayah Kabupaten Gresik nanti sekitar tanggal 12 nanti akan diresmikan Koperasi Desa Merah Putih yang bekerja sama dengan Toserba, mohon pak bupati untuk meresmikannya, karena itu salah satunya menjadi pilot project," pinta Gus Anas.
Gus Obby dalam sambutanya meminta kepada pengurus yang baru agar senantiasa untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menjalankan organisasi. "Kolaborasi dengan semua pihak khususnya dengan pemerintah adalah harus dilakukan sesuai dengan jenang kepengurusan," pintanya.
Ketum PP. PESSANDRA, Muhajirin mengajak para alumni dan pengurus untuk terus mendorong bagaimana pendidikan di wilayah Gresik para alumni bisa berkontribusi, dengan ikut membangun mengembankan pendidikan. "Kita sebagai alumni tidak hanya diwariskan ilmu agama, tapi juga diminta ikut membangun mewujudkan pendidikan yang bermutu," harapnya.
Selain pendidikan, Muhajirin juga mendorong para santri alumni untuk mengembangkan kemandirian perekonomian UMKM dengan berkolaborasi bersama Toserba. "Produk UMKM milik alumni kita dorong agar bisa masuk ke Toserba, kalau sudah seperti ini peningkatan ekonomi alumni bisa benar-benar terjadi," katanya.
Ketua PC Pessandra Gresik Nurul Yatim mengatakan, pihaknya siap mendukung program perekonomian melalui sinergi Toserba Sunan Drajat dengan Kopdes Merah Putih.
Ia optimis hal ini bisa segera diwujudkan karena alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat ada sekitar 15.000 orang dengan beragam profesi.did
Editor : Moch Ilham