Aktivis: Di Tengah 3.633 Kasus Stunting, Ini Tidak Bermartabat

Pembangunan Tugu Rp 1,3 Miliar di Jombang Disorot

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Site map tugu Jombang. Foto: dok PUPR Jombang
Site map tugu Jombang. Foto: dok PUPR Jombang

i

SURABAYA PAGI, Jombang – Rencana Pemerintah Kabupaten Jombang membangun Tugu Jombang senilai Rp1,3 miliar menuai kritik tajam dari aktivis dan pemerhati anggaran publik. Di tengah masih tingginya angka stunting yang mencapai 3.633 kasus, kebijakan itu dinilai tidak memiliki urgensi dan mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat.

Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LInK), Aan Anshori, secara terbuka menyindir arah kebijakan pemerintahan Bupati Jombang Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin Yazid.

Ia mempertanyakan logika pembangunan tugu megah di tengah kondisi gizi buruk yang menimpa ribuan balita.

"Kepemimpinan Warsubi-Salman (WarSa) ini sepertinya agak laen; semakin ke sana, kok semakin ke sini. Apa urgensi mengeluarkan Rp1,3 miliar hanya untuk membangun tugu yang hampir tidak memiliki kemanfaatan publik selain memamerkan rasa kesombongan secara fisik," tegas Aan, Sabtu, 12 Juli 2025.

Menurut Aan, dalam situasi darurat gizi seperti saat ini, prioritas seharusnya diarahkan pada intervensi langsung kepada balita penderita stunting. Data Dinas Kesehatan mencatat, dari total 3.633 kasus stunting di Jombang, sebanyak 1.788 merupakan kasus lama dan 1.845 kasus baru.

"Tugas utama WarSa adalah menyejahterakan seluruh warganya. Tidak boleh ada satu pun warga Jombang yang kurus kurang gizi. Semuanya harus sehat, gemoy dan gagah sebagaimana postur WarSa sendiri," sindir Aan.

Aan menegaskan bahwa pembangunan Tugu Jombang bukanlah proyek strategis nasional yang mendesak, sehingga secara moral maupun sosial, pelaksanaannya patut ditinjau ulang. Ia bahkan menyebutnya sebagai tindakan "dzalim" jika tetap dipaksakan dalam situasi krisis kesehatan seperti sekarang.

"Tundalah dulu tugu itu. Saya mendukung WarSa untuk melakukan refocusing anggaran demi menambah makanan bergizi bagi balita stunting, misalnya membeli telur dan daging. Itu jauh lebih bermartabat dan terhormat dibanding membangun tugu," tambahnya.

Sejauh ini, Pemkab Jombang belum memberikan penjelasan resmi terkait urgensi pembangunan tugu tersebut maupun upaya konkret pengentasan stunting yang masih tinggi di berbagai kecamatan.jb

Berita Terbaru

Patroli Sahur di Panceng Gresik Ricuh, Dua Pemuda Terluka Disabet Senjata Tajam

Patroli Sahur di Panceng Gresik Ricuh, Dua Pemuda Terluka Disabet Senjata Tajam

Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Kegiatan patroli sahur yang dilakukan sejumlah remaja di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berubah menjadi a…

Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis

Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis

Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Mojokerto menggelar kegiatan Employee Voluntering dengan membagikan takjil kepada…

Pengamat: Minim Gebrakan, Belum Terdengar Gaungnya di Publik

Pengamat: Minim Gebrakan, Belum Terdengar Gaungnya di Publik

Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Pergantian kepemimpinan di tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur belum sepenuhnya diikuti dengan manuver politik yang t…

Kejagung Soroti Hilangnya Uang Pengganti Bos Pertamina

Kejagung Soroti Hilangnya Uang Pengganti Bos Pertamina

Jumat, 27 Feb 2026 19:06 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 19:06 WIB

Sebelum Pembacaan Putusan, Dirut PT Pertamina Sudah Menangis. Saat Masuk Ruang Sidang, bergema suara dukungan terhadapnya. “Tuhan Maha Baik,” Teriak Para Pen…

Ko Erwin Bede Narkoba Penyuap AKBP Didik, Pincang

Ko Erwin Bede Narkoba Penyuap AKBP Didik, Pincang

Jumat, 27 Feb 2026 19:04 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 19:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ko Erwin yang menjadi DPO dalam keterlibatan kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dan…

Terulang Jual Beli Bayi, Bermodus Jasa Adopsi Anak

Terulang Jual Beli Bayi, Bermodus Jasa Adopsi Anak

Jumat, 27 Feb 2026 19:03 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 19:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar perdagangan orang (TPPO). Kasus ini…