Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor untuk Keenam Kalinya, Berlaku 14 Juli–31 Agustus 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah provinsi Jawa Timur berikan pemutihan pajak kendaraan bermotor. SP/ ACHMAD ADI
Pemerintah provinsi Jawa Timur berikan pemutihan pajak kendaraan bermotor. SP/ ACHMAD ADI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyelenggarakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor. Kebijakan tahunan yang telah memasuki tahun keenam ini kembali digelar guna meringankan beban masyarakat sekaligus dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi mengumumkan program ini dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (14/07/2025).

"Pemutihan pajak kendaraan bermotor bisa kembali dirasakan masyarakat Jawa Timur. Ini bukan yang pertama kali tetapi telah rutin setiap tahun ada. Tahun ini merupakan tahun keenam penyelenggaraan pemutihan. Semoga bisa meringankan beban masyarakat Jatim,” ujar Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengungkapkan bahwa dirinya telah menandatangani dua Keputusan Gubernur (Kepgub) sebagai dasar hukum pelaksanaan program. Pertama, Kepgub Nomor: 100.3.3.1/435/013/2025 tentang pembebasan pajak daerah, dan kedua, Kepgub Nomor: 100.3.3.1/400/013/2025 tentang keringanan dasar pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Menurut Khofifah, kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan akurasi data kepemilikan kendaraan bermotor serta memperkuat pendapatan asli daerah (PAD).

"Alhamdulillah keputusan gubernur telah saya tanda tangani, ini berkaitan dengan pembebasan pajak daerah dan keringanan dasar pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi masyarakat Jawa Timur," jelasnya.

Pemutihan pajak tahun ini mencakup pembebasan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran PKB dan BBNKB, pembebasan PKB progresif, serta pembebasan denda dan pokok tunggakan PKB tahun 2024 dan tahun-tahun sebelumnya. Program ini akan berlangsung mulai 14 Juli hingga 31 Agustus 2025.

Program ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, antara lain:

Wajib pajak kurang mampu yang tercatat dalam data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Pengguna kendaraan roda dua dan roda tiga untuk keperluan usaha.

"Yang ini mulai berlaku tanggal 14 Juli hingga 31 Agustus 2025, jadi masyarakat Jawa Timur mari bisa segera memanfaatkan. Terutama bagi wajib pajak ojek online, yang masuk dalam P3KE, serta sepeda motor roda tiga pelaku usaha," terang Khofifah.

Pemprov Jatim memperkirakan sebanyak 878.392 objek kendaraan akan memanfaatkan kebijakan ini, dengan total nilai pembebasan pajak mencapai Rp13,68 miliar. Meski memberikan pembebasan, pemerintah tetap memproyeksikan penerimaan daerah sebesar Rp231,03 miliar.

Pembebasan sanksi administratif PKB dan BBNKB diperkirakan dimanfaatkan oleh 691.913 objek kendaraan, dengan penerimaan Rp194,67 miliar.

Pembebasan PKB progresif untuk 1.619 objek, dengan penerimaan Rp2,88 miliar.

Pembebasan tunggakan PKB untuk 152.523 kendaraan roda dua dari data P3KE, dengan potensi penerimaan Rp29,53 miliar.

Pembebasan untuk 16.334 kendaraan ojek online, dengan penerimaan Rp3,29 miliar.

Pembebasan untuk 16.004 kendaraan roda tiga pelaku usaha, dengan penerimaan Rp655,37 juta.

Keringanan PKB dan BBNKB Berlaku Hingga Akhir Tahun

Selain pemutihan, Khofifah juga mengeluarkan kebijakan keringanan pengenaan PKB dan BBNKB yang berlaku lebih lama, yakni mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2025. Kebijakan ini memberikan perlakuan khusus bagi kendaraan umum subsidi dan kendaraan umum yang belum memenuhi persyaratan teknis sebagai kendaraan angkutan umum.

"Ini berlaku 1 Juli hingga 31 Desember, akan lebih baik jika masyarakat segera memenuhi persyaratan yang telah ditentukan," ujar Khofifah.

Untuk mempermudah akses pembayaran, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai gerai dan platform digital yang tersedia di sekitar tempat tinggal masing-masing.

"Banyak tempat bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembayaran, bisa melalui banyak platform juga, saya rasa ini akan lebih memudahkan dan meringankan masyarakat," katanya.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih detail mengenai program ini, dapat langsung mengunjungi Kantor Bersama Samsat terdekat di wilayah masing-masing.

"Informasi lebih detail bisa diakses di masing-masing kantor Samsat terdekat, lebih jelas lebih detail, Insya Allah seperti itu," tutupnya. ad

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…