Hasil Panen Anjlok, Petani di Trenggalek Pilih Simpan Hasil Gabah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Panen padi di Trenggalek. SP/ TRG
Ilustrasi. Panen padi di Trenggalek. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melihat produksi hasil panen padi yang menurun drastis akibat serangan hama wereng, membuat para petani enggan menjual hasil panennya meski harga gabah kering di tingkat petani di Desa Krandegan, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, mengalami kenaikan pada musim panen kali ini. 

Diketahui, biasanya mampu menjual lebih dari lima karung gabah ke pedagang desa. Tapi musim ini, ia tidak berani melepas hasil panennya meski harga gabah mencapai Rp8.000 per kilogram.

“Biasanya ya jual gabah sampai 5 karung lebih ke pedagang desa, tapi panen kali ini tidak berani walau harga sampai Rp8.000 per kilonya,” jelas Katimin (60), petani asal Dusun Suwaru, Desa Krandegan, Minggu (20/07/2025).

Sama halnya, Katimin yang juga menyebut harga gabah saat ini mengalami kenaikan dibanding musim sebelumnya yang hanya Rp7.200 per kilogram. Meski harga tersebut sudah berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP), para petani tidak bisa menikmati keuntungan karena hasil panen jauh dari harapan.

“Biasanya dapat sekitar 15 karung lebih, tapi panen kali ini cuma 5 karung kira-kira kalau sudah kering. Werengnya sudah tak bisa dimatikan,” lanjutnya.

Sehingga, adanya penurunan hasil panen ini menimbulkan kekhawatiran akan berlanjut hingga musim tanam ketiga yang dimulai bulan depan. Walaupun ketersediaan air irigasi di wilayah persawahan mencukupi, Katimin tetap khawatir produksi semakin merosot.

Tentu saja, melihat fenomena tersebut membuat para petani berharap adanya dukungan dari pemerintah dalam penanganan hama dan kepastian harga hasil pertanian, agar mereka tidak terus merugi meskipun harga pasar naik. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir Rob 20-30 September 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Pintu Air Otomatis

Antisipasi Banjir Rob 20-30 September 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Pintu Air Otomatis

Rabu, 23 Sep 2026 10:16 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi banjir rob di pesisir kota itu pada 20-30 September 2026 akibat fenomena…

Jukir Tak Ber-KTA Ditertibkan, Digitalisasi Parkir di Surabaya Capai 1.541 Titik

Jukir Tak Ber-KTA Ditertibkan, Digitalisasi Parkir di Surabaya Capai 1.541 Titik

Rabu, 23 Sep 2026 10:08 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 10:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat memperluas penerapan digitalisasi layanan parkir di…

Mercedes-AMG Sebanyak 30 unit Ludes di Seluruh Dunia

Mercedes-AMG Sebanyak 30 unit Ludes di Seluruh Dunia

Rabu, 23 Sep 2026 09:09 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung. Mercedes-AMG hanya dibuat sebanyak 30 unit di seluruh dunia. Namun sebelum debut dunianya pada…

Soal Insentif Kendaraan Listrik, Moeldoko Kritik Pemerintah

Soal Insentif Kendaraan Listrik, Moeldoko Kritik Pemerintah

Rabu, 23 Sep 2026 09:07 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mengkritik Pemerintah soal insentif kendaraan listrik yang…

Ahli Waris Korban Insiden KMP Virgo Transport 8, Disantuni Rp 70 juta

Ahli Waris Korban Insiden KMP Virgo Transport 8, Disantuni Rp 70 juta

Rabu, 23 Sep 2026 09:05 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ahli waris satu korban korban insiden KMP Virgo Transport 8 meninggal dunia yakni almarhum Surya telah menerima santunan sebesar Rp 70 juta.…

Pemerintah Buka Kualitas Beras Fortifikasi Palsu

Pemerintah Buka Kualitas Beras Fortifikasi Palsu

Rabu, 23 Sep 2026 09:03 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Modus beras fortifikasi palsu terungkap. Pada 15 September 2026 lalu, Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas)…