Komitmen Perbaiki Irigasi Kaligede Saradan, Pemkab Madiun Alokasikan Rp5,8 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas DPUPR dan rekanan memantau pekerjaan pembangunan jaringan irigasi Sungai Kaligede di Desa Tulung, Saradan. SP/ MDN
Petugas DPUPR dan rekanan memantau pekerjaan pembangunan jaringan irigasi Sungai Kaligede di Desa Tulung, Saradan. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Komitmen memperbaiki jaringan irigasi Kaligede di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,8 miliar. 

Diketahui, jaringan irigasi Kaligede Saradan tersebut sebelumnya jebol akibat luapan air saat musim hujan tahun 2024. Sehingga, adanya perbaikan irigasi tersebut dapat mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program dan kebijakan.

"Selain membantu program ketahanan pangan pemerintah pusat, pekerjaan proyek ini juga sebagai wujud Pemkab Madiun hadir membantu masyarakat yang menggantungkan kehidupannya dari sektor pertanian. Maka, kami berinisiatif membantu agar bisa menanam padi kembali setelah irigasi terganggu," jelas Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun Maskur Yatim, Rabu (23/07/2025).

Adapun, jaringan irigasi Kaligede di Desa Tulung berfungsi untuk mengaliri sawah petani di empat desa di wilayah Kecamatan Saradan, yakni Desa Tulung, Klumutan, Sambirejo, dan Desa Bener.

Setelah jebol, irigasi sawah seluas 480 hektare di empat desa tersebut terganggu bahkan rawan terjadi kekeringan saat musim kemarau. Menindaklanjuti hal tersebut, maka Pemkab Madiun menyediakan anggaran pembangunan untuk pengerjaan di tahun ini.

"Dengan peningkatan jaringan irigasi tersebut maka krisis air yang melanda 480 hektare lahan persawahan di empat desa wilayah Saradan dapat teratasi," katanya.

Sementara itu, pengerjaan proyek ditarget 178 hari hingga 14 November. Dan hingga minggu ke delapan 7-13 Juli lalu, progres pekerjaan telah terealisasi 10,91 persen dari target acuan ditetapkan 9,52 persen. Perencanaan konstruksi bangunan irigasi tersebut diproyeksikan kuat hingga 100 tahun dan bisa dimanfaatkan setidaknya 50 tahun ke depan. md-01/dsy

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…