Bidang PAUD dan PNF Gelar Sosialisasi dan Validasi Dapodik Non Formal

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melalui Bidang PAUD dan PNF menggelar sosialisasi dan validasi data pokok kelembagaan non formal di ruang aula Dikbud Sidoarjo, Selasa (5/8).

Kegiatan yang dihadiri sedikitnya 90  orang peserta dari 45 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah Sidoarjo, hal ini diselenggarakan sebagai penyebaran informasi dan pengecekan kebenaran data mengenai lembaga pendidikan non formal. 

"Diantara tujuannya adalah untuk memastikan data yang ada akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya, serta untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang keberadaan dan peran lembaga pendidikan non formal," ujar Bambang Waskita.

Lebih dari itu juga ditegaskan oleh Bambang bahwa setiap penyelenggara PKBM intensif untuk memvalidasi warga belajarnya, serta melengkapi persyaratan administrasi guna menunjang kevalidan data tersebut.

Ditandaskan kembali bahwa validasi itu bertujuan untuk sinkronisasi data warga belajar dari jalur Data Pokok Pendidik (Dapodik) maupun Non-Dapodik. Sehingga dibutuhkan kopi gambar berupa ijazah, Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, fotokopi rapor lengkap dengan rekapitulasi warga belajar dengan format yang disesuaikan bertanda tangan dan berstempel.

"Validasi ini sangat penting karena kaitannya dengan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PKBM serta SKB. Sehingga seluruh warga belajar yang terdaftar mampu diruntut perjalanan pendidikannya," ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, sangat mengapresiasi giat sosialisasi  dan validasi data pokok kelembagaan non formal yang diselenggarakan bidang Paud dan PNF Dikbud Sidoarjo.

"Karena PKBM mampu mencerdaskan bangsa meski melalui PNF dan saat ini  warga Sidoarjo merasa nyaman mendapatkan pendidikan meski usia sudah tua karena sumbangsih PKBM," tandas Abdilah Nasih.

Senada hal tersebut Mujayin anggota DPRD dari Fraksi PKB menambahkan bahwa DPRD sangat perhatian dengan PKBM, "Tahun lalu sedikitnya 153 orang penyelenggara PKBM telah mendapatkan insentif," ujarnya.

Banyak anak putus sekolah yang tidak ingin sekolah formal, sehingga  butuh kehadiran PKBM. Hdk

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…