SurabayaPagi, Surabaya – Tim Sie Perlengkapan dan Transportasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mulai menyiapkan seluruh kebutuhan teknis dan logistik untuk mendukung kelancaran kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025.
Dikoordinatori oleh Irawan, S.T., tim ini bertanggung jawab menyiapkan fasilitas seperti ruangan, tenda, jaringan internet, sistem CCTV, hingga pengaturan area parkir dan perbaikan sound system di berbagai fakultas.
“Mulai dari pengalihan parkir karena lokasi biasa akan digunakan untuk acara, sampai pengecekan dan perbaikan sound system sudah kami cicil,” jelas Irawan kepada wartawan, Senin (22/7/2025).
Dalam pelaksanaannya, Irawan dibantu oleh sejumlah anggota dari berbagai unit kerja di bawah Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya. Total terdapat lebih dari 40 personel, termasuk 18 petugas parkir dan 20 petugas ruang, yang siap mendukung kegiatan PKKMB.
Tahun ini, PKKMB Untag Surabaya mengusung tema “Merah Putih Mengakar, Patriotisme Berkobar”, yang menekankan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan rasa memiliki terhadap almamater sejak hari pertama.
“Semua nilai itu harus tercermin dari tertibnya logistik, rapinya ruang, dan kelancaran fasilitas,” imbuh Irawan.
PKKMB akan digelar selama empat hari, yakni pada 2, 3, 4, dan 6 September 2025. Sementara Campus Expo yang menjadi penutup rangkaian kegiatan, akan berlangsung pada 4 Oktober 2025 dan dimeriahkan oleh berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa serta penampilan spesial dari grup musik Juicy Luicy.
Selama dua hari pertama pelaksanaan PKKMB, seluruh tim Sie Perlengkapan dan Transportasi akan terpusat di Lapangan NP. Selanjutnya, mereka akan disebar ke delapan fakultas untuk mendukung teknis kegiatan di masing-masing lokasi.
Namun demikian, sejumlah tantangan turut mewarnai persiapan tahun ini. Beberapa ruangan kampus masih dalam tahap renovasi, sementara jumlah peserta PKKMB meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menuntut tim lebih jeli dalam mendistribusikan peserta ke ruang-ruang yang sesuai kapasitas.
“Tahun lalu keluhan terbesar peserta adalah suasana ruangan yang panas karena kelebihan kapasitas. Meski sudah kami tambah pendingin, tetap kurang maksimal. Tahun ini kami lebih antisipatif,” kata Irawan.
Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas tim dalam menyukseskan kegiatan. “Penggunaan lokasi dan pengaturan fasilitas tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada sinergi dengan sie layout dan dekorasi, serta manajemen gedung,” pungkasnya.
Dengan persiapan matang yang terus dilakukan, tim berharap PKKMB 2025 berjalan lancar dan menjadi pengalaman awal yang berkesan bagi mahasiswa baru di Kampus Merah Putih Untag Surabaya. Byb
Editor : Redaksi