SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Jaguar, pabrikan otomotif asal Inggris, mengejutkan sejarah dengan transformasi terbesarnya sepanjang 90 tahun selama ini, yakni dengan menghentikan produksi semua model yang ada saat ini untuk fokus pada segmen mobil ultra-mewah.
Langkah ini merupakan strategi baru untuk memperkenalkan kendaraan listrik mewah pada tahun 2026. Model baru ini, yang diperkenalkan sebagai konsep Type 00 pada tahun 2024, digadang-gadang akan menjadi mobil Jaguar paling mahal dan paling bertenaga yang pernah dibuat.
Namun, ada satu hal yang pasti, yakni mobil tersebut diklaim akan sangat langka, lantaran tidak lagi mengejar volume penjualan besar. Sebaliknya, mereka akan memprioritaskan margin keuntungan per unit.
Strategi ini jauh berbeda dari pendekatan sebelumnya, di mana Jaguar harus bersaing dengan model seperti F-Pace dan XE yang mengandalkan volume penjualan. Baldassari menjelaskan bahwa persaingan harga bukanlah ciri dari merek mewah.
"Kami akan lebih baik ketika kami bisa mematok harga yang kami inginkan, tidak memberikan diskon, dan memproduksi dalam volume kecil sehingga kami bisa mendapatkan keuntungan yang jujur tanpa membanjiri pasar," ujar Kepala Jaguar USA Brandon Baldassari, Rabu (20/08/2025).
Dengan pergeseran strategi ini, harga mobil Jaguar diperkirakan akan naik drastis. Meski demikian, Baldassari tidak khawatir. Dia yakin Jaguar memiliki basis pelanggan yang tepat, berkat asosiasinya dengan Range Rover.
"Kami menjual ini melalui dealer [Jaguar-Land Rover] yang setiap hari menjual Range Rover seharga 200.000 dolar AS. Mereka mengenal klien ini, dan mereka tahu cara memperlakukan klien ini," kata Baldassari.
Namun, perubahan ini juga membawa dampak pada jaringan dealer. Meskipun pasar kendaraan listrik mewah sangat kompetitif, Jaguar yakin dengan arah yang mereka ambil. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu