Gerakan Jatim Fokus Kerja Menguat, Ojol hingga Tokoh Masyarakat Dukung Khofifah

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Di tengah maraknya aksi demonstrasi dengan berbagai tuntutan politik, mayoritas masyarakat Jawa Timur justru mengambil sikap berbeda. Mereka mendeklarasikan gerakan “Jatim Fokus Kerja” sebagai bentuk dukungan terhadap Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Gerakan ini muncul secara organik dari berbagai kalangan, termasuk komunitas ojek online (ojol). Para pengemudi ojol menilai stabilitas daerah dan keberlanjutan pembangunan lebih penting ketimbang aksi jalanan yang dianggap tidak produktif.

Rochmad, koordinator komunitas ojol di Surabaya, menilai sejumlah tuntutan massa dalam demonstrasi tidak realistis.

“Tuntutan seperti penurunan pajak itu tidak masuk akal. Itu kewenangan negara, bukan bisa seenaknya diturunkan karena desakan massa. Yang ada justru mengacaukan sistem,” ujarnya, Minggu (24/8/2025).

Menurutnya, masyarakat kecil lebih memilih bekerja keras mencari rezeki halal ketimbang larut dalam agenda politik.

“Kami sudah kenyang lihat demo yang ujung-ujungnya hanya jadi panggung segelintir orang. Yang jelas bermanfaat itu ya bekerja,” tambahnya.

Tokoh masyarakat Fahrudin menyebut deklarasi ini sebagai bukti kedewasaan publik. 

“Kita ingin Jawa Timur tetap stabil, ekonomi berjalan, dan pembangunan berlanjut. Jangan sampai terpecah hanya karena agenda politik jangka pendek,” katanya.

Nada serupa disampaikan Rohmatin, pengemudi ojol perempuan. Ia menegaskan, alau soal pajak ada aturannya. Gubernur jelas tidak bisa asal bikin kebijakan. Jadi jangan dipaksa demi kepentingan segelintir orang.

Gerakan “Jatim Fokus Kerja” kini berkembang sebagai penegasan bahwa masyarakat lebih peduli pada kesinambungan pembangunan ketimbang larut dalam kegaduhan politik. 

“Selama kepemimpinan Khofifah berjalan sesuai aturan, masyarakat akan terus mendukung. Yang penting daerah ini aman, tenteram, dan rakyat bisa bekerja,” tutup Rochmad. Byb

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…