KH. Abdul Ghofur Terima Penghargaan Bintang Mahaputra Pratama dari Presiden Prabowo

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan penghargaan Bintang Mahaputra Utama kepada KH. Abdul Ghofur Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD)  FOTO:SP/IST
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan penghargaan Bintang Mahaputra Utama kepada KH. Abdul Ghofur Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) FOTO:SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Ulama kharismatik sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD), Paciran  Lamongan, Jawa Timur  KH. Abdul Ghofur, menerima penghargaan Bintang Mahaputra Pratama dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Penghargaan bergengsi  nasional itu, langsung diberikan ke kyai yang mempunyai ratusan ribu alumni tersebar di Indonesia dan luar negeri  tersebut, di Istana Negara pada , Senin, (25/8/2025), dalam acara kenegaraan 

Penghargaan tersebut diberikan atas jasa besar kyai Ghofur yang juga ayah dari Bendara Umum PBNU Gudfan Arif tersebut,  dalam bidang pesantren, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat.

KH. Abdul Ghofur dinilai konsisten mengabdikan hidupnya untuk mencetak generasi bangsa melalui pendidikan pesantren, serta memberdayakan masyarakat lewat gerakan ekonomi yang mandiri.

Selain itu, KH. Abdul Ghofur juga dinilai tidak hanya guru bangsa, tapi juga pejuang ekonomi umat. Konsep kemandirian pesantren yang dikembangkan selama ini salah satunya mendorong berdirinya Koperasi Desa (Kopdes) yang di kembangkan menjadi teladan nasional.

KH. Abdul Ghofur usai menerima penghargaan mengungkapkan rasa syukur dan rendah hati, atas penghargaan tersebut. Baginya, penghargaan ini bukan hanya untuk pribadi, melainkan untuk seluruh keluarga besar Pesantren Sunan Drajat dan umat Islam pada umumnya.

“Semua ini berkat doa para santri, alumni, dan masyarakat. Saya hanya berusaha menjalankan amanah dakwah, mendidik generasi, dan membangun kemandirian ekonomi pesantren agar umat semakin kuat,” tutur Yai Ghofur.

Lebih jauh kata kyai Ghofur, saat ini ia berikhtiar bersama dengan Perekonomian Sunan Drajat, mendorong lahirnya koperasi desa. Karena melalui koperasi, masyarakat desa bisa mandiri secara ekonomi. 

"Pesantren Sunan Drajat bersama santri dan alumni terus berupaya menjadi pendamping sekaligus penggerak, agar koperasi desa tidak hanya berdiri di atas kertas, tapi benar-benar memberi manfaat bagi warga,” ujar KH. Abdul Ghofur.

Diketahui, KH. Abdul Ghofur selama ini aktif mengembangkan berbagai sektor usaha melalui PPSD, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian berbasis koperasi dan UMKM. Model ekonomi pesantren yang di gagas terbukti mampu memberdayakan ribuan santri, alumni, dan masyarakat sekitar.

Dengan penghargaan Bintang Mahaputra Pratama ini, nama KH. Abdul Ghofur semakin tercatat dalam sejarah sebagai ulama yang tidak hanya fokus pada dakwah dan pendidikan, tetapi juga pejuang kemandirian ekonomi umat

Diketahui, tanda kehormatan Bintang Mahaputra diberikan berdasarkan Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Penghargaan itu diberikan kepada para tokoh yang memenuhi tiga kriteria, yakni berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara.

Selain itu, pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi dan beberapa bidang lain yang besar manfaat bagi bangsa dan negara, serta darma bakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.jir

Berita Terbaru

Masuki Musim Kemarau, Pembangunan Sumur Bor di Plandaan Jadi Solusi Krisis Air bagi Petani

Masuki Musim Kemarau, Pembangunan Sumur Bor di Plandaan Jadi Solusi Krisis Air bagi Petani

Selasa, 05 Mei 2026 13:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki musim kemarau (fenomena El Nino) yang ekstrem, kini sebanyak empat titik sumur bor telah dibangun dari total sepuluh titik…

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Jelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum bahagia bagi para peternak dan penjual hewan kurban berupa sapi dan kambing di Pasar…

Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter

Selasa, 05 Mei 2026 13:20 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Masih terus terpantau, saat ini kondisi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur yang menjadi fenomena bencana alam yang perlu…

Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Serunya! Kebun Sayur Surabaya Jadi Ruang Belajar Hidroponik di Tengah Kota Surabaya

Selasa, 05 Mei 2026 13:12 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di tengah hiruk pikuk Kota Surabaya, ternyata masih bisa memanfaatkan ruang seadanya untuk belajar dan budidaya hidroponik. Salah…

Dongkrak Kunjungan Wisata, Banyuwangi Hadirkan Agenda Senja di Destinasi Agrowisata Taman Suruh

Dongkrak Kunjungan Wisata, Banyuwangi Hadirkan Agenda Senja di Destinasi Agrowisata Taman Suruh

Selasa, 05 Mei 2026 12:37 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, telah berkomitmen untuk mendongkrak sektor pariwisata dengan menghadirkan…

Antisipasi Kebocoran, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Antisipasi Kebocoran, Pemkab Lumajang Komitmen Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah

Selasa, 05 Mei 2026 12:28 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna menciptakan sistem yang transparan, akuntabel dan minim celah kebocoran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur,…