Senior PDIP, Anggap Candaan Nasi Goreng Megawati ke Prabowo Tingkatkan Indeks Stabilitas

author Jaka Sutrisna

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Megawati Soekarnoputri saat bertemu dengan Presiden Prabowo
Megawati Soekarnoputri saat bertemu dengan Presiden Prabowo

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Senior PDIP, Hendrawan Supratikno, menyebut candaan  Presiden RI ke-5 sekaligus Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terkait nasi goreng ke Presiden Prabowo Subianto, bukan kode.

"Candaan ya candaan. Salah satu manfaat candaan untuk menetralisir ketegangan atau over-thinking. Candaan juga berfungsi sebagai katalis persahabatan. Jd tidak perlu disebut sebagai kode, karena membuat kita masuk ke ranah teka teki atau bahkan misteri," ujar Hendrawan kepada wartawan, Senin tadi (12/5/2025).

Baginya, pertemuan antara Megawati dan Prabowo akan meningkatkan indeks stabilitas, kepercayaan dan harapan terhadap ketahanan bangsa di masa depan. Menurutnya, dua tokoh dengan komitmen dan rekam jejak yang sudah teruji bertemu, serasa merevitalisasi etika dan etos kebangsaan.

Ketika ditanya apakah Megawati antusias bertemu dengan Prabowo lagi, Hendrawan menjawab singkat. "Semua tokoh bangsa pasti antusias untuk mewujudkan cita-cita reformasi, visi Indonesia masa depan, dan etika kehidupan berbangsa," lanjutnya.

Sebelumnya ada peneliti dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, yang menilai candaan Presiden RI ke-5 sekaligus Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terkait nasi goreng merupakan kode ke Presiden Prabowo Subianto.

 Bawono  menilai ada potensi PDIP akan menjalin kerja sama dengan Gerinda di Pemilu 2029 terkait dengan posisi wapres. Namun, Hendrawan enggan mengait-ngaitkannya dengan 2029.

"Jangan mereduksi soal-soal besar bangsa menjadi urusan orang per-orang," jelas Hendrawan.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri bercerita nasi goreng buatannya sering ditanyakan Presiden Prabowo. Megawati mengatakan Prabowo minta dimasakkan nasi goreng olehnya.

Menurutnya, dua tokoh dengan komitmen dan rekam jejak yang sudah teruji bertemu, serasa merevitalisasi etika dan etos kebangsaan.

Ketika ditanya apakah Megawati antusias bertemu dengan Prabowo lagi, Hendrawan menjawab singkat. "Semua tokoh bangsa pasti antusias untuk mewujudkan cita-cita reformasi, visi Indonesia masa depan, dan etika kehidupan berbangsa," lanjutnya. erc/rmc

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…