Jelang Idul Adha, Presiden Prabowo Beli Sapi Bobot 893 Kilogram Milik Warga Kediri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sapi dengan bobot 893 kilogram yang dibeli Presiden Prabowo Subianto di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. SP/ KDR
Sapi dengan bobot 893 kilogram yang dibeli Presiden Prabowo Subianto di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menjelang Hari Raya Idul Adha, menjadi berkah tersendiri bagi para peternak sapi di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pasalnya, salah satu sapi milik warga Kediri dibeli oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pemilik sapi tersebut diketahui bernama Mohamad Rofik (37), warga Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Sapi miliknya bahkan memiliki bobot 893 kilogram dan dilepas dengan harga Rp 95 juta.

"Tentu bangga. Sapi dari kandang kami dipercaya untuk Presiden. Ini jadi kehormatan besar bagi kami sebagai peternak," kata Rofik, Selasa (13/05/2025).

Hal itu diketahuinya, saat petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri setempat mengatakan akan ada tim pusat yang akan survei di kandang sapi miliknya.

"Saya sudah dihubungi oleh tim dari DKPP Kabupaten Kediri. Waktu itu belum berharap banyak, tapi pekan lalu tim dari Kepresidenan datang dan memutuskan membeli sapi," katanya di Kediri.

Menurut Rofik, berat dan mahalnya sapi miliknya lantaran sapi yang dibeli adalah Peranakan Ongole (PO) berwarna putih. Sapi ini dikenal sebagai ras unggulan lokal di Indonesia.

Peranakan Ongole asli dari persilangan antara sapi Ongole (Sapi Sumba Ongole atau Sapi Nellore) dengan sapi betina lokal Jawa. Sapi Ongole ini berasal dari India, termasuk tipe sapi pekerja dan pedaging. Dengan ciri khas tubuhnya besar, mempunyai punuk dan dominan warna putih.

Selain sapi PO, Rofik menyebut di peternakan miliknya juga tersedia beberapa jenis sapi lainnya seperti Brahman, Simmental, dan Limosin. Total terdapat sekitar 500 ekor sapi yang siap untuk dijual.

Diketahui, tren permintaan untuk sapi menjelang Hari Raya Idul Adha memang sudah mulai banyak. Rofik pun bangga sebab ternak miliknya selalu diperhatikan, baik dari sisi kualitas hingga kesehatan.

Beberapa pejabat juga pernah membeli ternak miliknya seperti Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kapolres Kediri, dan sejumlah pejabat lainnya. Sementara, untuk sapi yang dibeli oleh tim Kepresidenan tersebut nantinya akan diserahkan dan disembelih di Masjid An Nur, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri saat Hari Raya Idul Adha 2025. kd-01/dsy

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…