SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Perum Bulog Cabang Probolinggo memastikan stok beras medium di wilayahnya aman. Stok beras tersebut itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga tahun ke depan.
Kepala Bulog Cabang Probolinggo, Kuswadi menjelaskan, hingga kini, stok beras yang mencapai 95 ribu ton tersebut tersebar di beberapa titik penyimpanan, diantaranya mencakup Probolinggo Raya dan Kabupaten Lumajang.
"Di dua gudang di Kota Probolinggo ada sekitar 41 ribu ton, satu gudang di Kabupaten Probolinggo 10 ribu ton, dan dua gudang di Kabupaten Lumajang sekitar 44 ribu ton," ujarnya, Rabu (27/08/2025).
Hingga saat ini, sekitar 200 ton beras sudah disalurkan ke berbagai titik. Selain itu, Bulog juga menyalurkan 40 ton ke pasar tradisional, serta menggelar operasi pasar setiap hari dengan rata-rata distribusi 10 ton beras SPHP.
Meski begitu, Kuswadi mengakui masih ada kendala dalam pendistribusian beras SPHP. Beberapa pedagang kesulitan mengisi formulir Klik SPHP, terutama pedagang yang sudah sepuh.
Selain itu, pedagang di luar pasar juga belum mengetahui bahwa untuk menjual beras SPHP harus terdaftar sebagai kios pangan di Dinas Ketahanan Pangan kabupaten atau kota.
Sehingga, dengan aturan baru tersebut, Bulog berkomitmen terus melakukan sosialisasi kepada pedagang agar distribusi beras SPHP berjalan lancar. Langkah ini diharapkan dapat menekan kelangkaan beras medium di pasaran sekaligus menjaga stabilitas harga di wilayah Probolinggo dan Lumajang. pr-01/dsy
Editor : Desy Ayu