Xiaomi Berhasil Torehkan Pengiriman 30 Ribu Unit Mobil dalam 2 Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Xiaomi YU7. SP/ JKT
Xiaomi YU7. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Produsen otomotif terbesar di China, Xiaomi kini berhasil membuat sejumlah rekor dari spesifikasi mobil yang ditawarkan, penjualan lini kendaraannya pun amat laris di China. Seiring dengan momentum penjualan, Xiaomi juga memperluas jangkauan ritel dan layanannya, Selasa (02/09/2025).

Bahkan baru-baru ini, Xiaomi melaporkan pengirimannya di Agustus 2025 melampaui 30.000 unit, menandai bulan kedua berturut-turut pencapaian tersebut. Tentu saja, angka ini menggabungkan penjualan Xiaomi SU7, SU7 Ultra , dan YU7 , yang resmi diluncurkan pada akhir Juni. 

Pada bulan Juli, pengiriman juga melampaui 30.000 unit, sehingga total volume penjualan perusahaan terus meningkat sejak dimulainya penjualan pada April. Selama bulan Agustus, 18 dealer baru dibuka, sehingga totalnya menjadi 370 lokasi di 105 kota di China. 

Lalu. pada akhir bulan, perusahaan juga mengoperasikan 189 gerai layanan di 112 kota. Pada bulan September, Xiaomi berencana menambah 32 dealer lagi di 14 kota, termasuk Tangshan dan Taizhou.

Pendiri sekaligus CEO perusahaan, Lei Jun, telah menetapkan target penjualan sebesar 350.000 unit untuk tahun 2025. Perencanaan internal menunjukkan ekspektasi untuk mencapai antara 400.000 dan 500.000 unit tahun depan, dengan potensi melampaui 800.000 unit pada tahun 2026.

Lebih lanjut, perusahaan juga mengonfirmasi bahwa insentif pembelian bulan September tetap sama dengan yang ditawarkan pada bulan Agustus. Pembeli YU7 mendapatkan jok kulit Nappa, bagasi depan elektrik, sistem filtrasi HEPA, dan akses seumur hidup ke sistem kemudi berbantuan HAD Xiaomi, dengan detail serat karbon tambahan pada versi Max.

Sementara, bagi pembeli SU7 mendapatkan jok kulit Nappa dan hak penggunaan kemudi berbantuan seumur hidup. Lalu, pelanggan SU7 Ultra mendapatkan trim serat karbon, perawatan dasar selama lima tahun, dan penggunaan sistem HAD seumur hidup. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

BGN Temukan Data Ganda Penerima MBG 6 Juta Orang

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan temukan data ganda penerima hingga mencapai 6 juta orang. Kepala BGN Sudaryono mengatakan data g…

Pengangguran Terbuka Mei 2026 Turun 0,03% Poin

Pengangguran Terbuka Mei 2026 Turun 0,03% Poin

Jumat, 07 Agu 2026 08:49 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 4,65%. Angka ini mengalami penurunan 0,03% p…