Pemuda Sok Jagoan yang Serang Petugas, Berhasil Ditangkap Polres Blitar Kota

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polres Blitar Kota mengamankan tersangka 37 orang dalam kasus aksi brutal dalam saat ratusan orang melakukan aksi mereka, termasuk penyerangan di Kantor Polres Blitar Kota. SP Lestariono
Polres Blitar Kota mengamankan tersangka 37 orang dalam kasus aksi brutal dalam saat ratusan orang melakukan aksi mereka, termasuk penyerangan di Kantor Polres Blitar Kota. SP Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Polres Blitar Kota menetapkan tersangka 37 orang setelah di dalami penyidikan terhadap 143 pelaku yang diamankan saat aksi brutal dalam saat ratusan orang melakukan aksi mereka, termasuk penyerangan di Kantor Polres Blitar Kota, selai pengrusakan Fasum yang terjadi pada Minggu (31/08/2025) lalu, dini hari.

Hal itu disampaikan Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudha Uly S.IK M.Si dalam rilis nya (Rabu 10 September 2025) sore pada wartawan, lebih dalam AKBP Yudha menyampaikan, dari ke 37 pelaku yang kini dalam proses hukum ada yang menggunakan senjata Angin kaliber 4.5, dan 3 buah bondet yang sudah di persiapkan untuk aksinya dalam penyerangan terhadap petugas, dan kini warga Kelurahan Turi Kec.Sukorejo Kota Blitar yakni ATG 20 terus di dalami kasusnya.

"Kita menetapkan tersangka 37 orang dari pengamanan 143 orang  saat kejadian Minggu 31 Agustus, dengan rincian 16 pelaku dewasa sedang ke 20 pelaku anak anak, satu orang yang membawa senapan angin dan membawa  Bondet, untuk ke 20 anak tidak di tahan, tapi tetap wajib lapor," terang AKBP Yudha, Kamis (11/09/2025).

Untuk di ketahui aksi  anarkis dalam UNRAS pada 31 Agustus 2025 terjadi malam hari di awali pukul 22.00 dngn konvoi motor sambil bakar bakar di setiap jalan yang di lalui para aksi, selanjutnya mereka kumpul di perempatan jalan depan PGSD.

Selanjutnya pukul 22.00 WIB, mereka menyerang kantor Polres Blitar Kota sampai pukul 02.00 Minggu dini hari, dalam aksinya bisa di halau petugas dan mengamankan ratusan orang, bahkan dalam aksi tersebut belasan Polisi alami luka luka.

"Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan para pelaku yang di amankan, bahwa serangan mereka telah di rencanakan dengan matang, dari kejadian itu kita mengamankan barang bukti 1 senjata angin kaliber 4,5, tiga buah bondet hasil rakitan, dan bom molotov, termasuk belasan pentingan besi yang digunakan menyerang petugas, juga barang bukti Fasum yang di rusak," ungkap AKBP Yudha.

Dalam kasus tersebut para pelaku dijerat pasal 212 dan 213 KUHP yang ancamannya 5 tahun penjara, untuk ATG yang gunakan Senapan angin dan membawa Bondet di jerat UU.Darurat No 12/1951 atas pasal pasal itu tersangka diancam hukuman ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

"Kini kita masih mengembangkan kasus ini, sekaligus mencari dan menyelidiki siapa yang menyuruh mereka atau yang mendanai aksi nya, sekaligus kita menghubungkan dengan aksi aksi yang terjadi di jajaran Polres Polres lainya di jajaran Polda Jatim, untuk mencari benang merah kasus ini," AKBP Titus Yudha Uly. les

Berita Terbaru

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perangkat RT/RW seluruh Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diimbau untuk mendukung pengaktifan sistem keamanan lingkungan …

Agung Mulyono Absen Paripurna, 2 Raperda Jawaban Fraksi Tak Ada yang Baca

Agung Mulyono Absen Paripurna, 2 Raperda Jawaban Fraksi Tak Ada yang Baca

Jumat, 11 Sep 2026 10:12 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), menyisakan tanda tanya setelah seluruh 11 anggota Fraksi Partai Demokrat tidak …