Sempat Anjlok, Petani Jombang Sumringah Harga Gabah Melonjak Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani sedang mengangkut gabah hasil panen. SP/ JBG
Ilustrasi. Petani sedang mengangkut gabah hasil panen. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Harga gabah yang sempat anjlok di Jombang, Jawa Timur kini melonjak naik yang membuat sejumlah petani kembali sumringah dan panen untung. Untuk di tingkat petani, harga gabah saat ini tembus Rp7.400 hingga Rp7.500 per kilogram. Sementara di tingkat penggilingan atau tengkulak, harga

Saat ini wilayah Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben sedang memasuki masa panen. Untungnya, kualitas gabah hasil panen kali ini cukup baik. Ditambah harga jual gabah pun relatif menguntungkan.

"Dari sawah sekarang Rp7.400 sampai Rp7.500 per kilogram, tapi itu belum termasuk sewa mesin dan biaya angkut,” ujar Prapto, petani setempat, Jumat (12/09/2025).

Meski demikian, untuk biaya panen dengan combine harvester masih menjadi beban. Sebab, biaya sewa mencapai Rp250 ribu per 100 banon atau sekitar 1.400 meter persegi. 

"Kalau musim kemarau agak murah, tapi musim hujan lebih mahal karena sawah becek,” tutur Prapto.

Prapto bersyukur harga gabah naik setelah sempat anjlok ke Rp6.200 per kilogram pada pertengahan Agustus lalu. Ia pun berharap harga gabah bisa naik seiring dengan harga beras eceran yang kini mencapai Rp13.000 per kilogram untuk kualitas medium.

“Sekarang sudah mulai naik lagi, mudah-mudahan bisa lebih tinggi. Kalau harga beras naik, otomatis gabah juga harus menyesuaikan agar petani tidak rugi,” ujar Prapto.

Terpisah, Ketua Perpadi (Perkumpulan penggilingan padi dan pengusaha beras Indonesia) Jombang M. Soleh membenarkan, harga gabah kembali naik dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, salah satu faktor pendorong kenaikan harga menurut Soleh adanya penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium yang ditetapkan pemerintah. 

”Hari ini (kemarin) harga GKS dari tengkulak sudah Rp 7.500 sampai Rp 7.700 per kilogram. Di tingkat petani sekitar Rp 7.400 sampai Rp 7.500. Awalnya HET beras medium Rp 12.500 per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 13.500 per kilogram untuk Zona A, termasuk Jombang dan wilayah Jawa Timur,” tutur dia.

Adanya penyesuaian HET beras medium dinilai bisa menguntungkan pengusaha penggilingan padi menengah ke bawah. "Semoga pemerintah terus menjaga keseimbangan harga dan distribusi agar tidak merugikan petani maupun konsumen,” kata Soleh. jb-02/dsy

Berita Terbaru

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia akan berhenti impor solar mulai tahun ini. Hal ini seiring dengan penerapan mandatori biodiesel 50% atau B50 yang akan…

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan Indonesia berisiko terjebak dalam middle income trap…

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan baja asal China di kawasan Pulogadung,…

DPR Minta PT Pos Bikin Lompatan Besar Tata Kelola Business Logistik

DPR Minta PT Pos Bikin Lompatan Besar Tata Kelola Business Logistik

Kamis, 25 Jun 2026 17:41 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT Pos Indonesia dinilai harus cepat melakukan transformasi digital dan integrasi layanan, seperti memperkuat segmen logistik dan…

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) telah menuntaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru…