Kerap Terjadi Kecelakaan, Dishub Lamongan Sementara Tutup JLU Lamongan 

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Usai JLU diblokir oleh warga, terpantau kendaraan truk menumpuk karena terjadi kemacetan panjang. SP/MUHAJIRIN
Usai JLU diblokir oleh warga, terpantau kendaraan truk menumpuk karena terjadi kemacetan panjang. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kerap terjadi kecelakaan dan menelan korban jiwa karena minimnya Traffic Light, Jalan Lingkar Utara (JLU) akhirnya ditutup untuk sementara, imbas dari aksi demo warga Balun Kecamatan Turi dan sekitarnya pada Minggu malam  (15/9/2025).

Penutupan sementara ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya angka kecelakaan di jalan yang baru beberapa Minggu difungsikan ini, dan menunggu hingga selesainya pemasangan rambu lalu lintas.

"Penutupan JLU tersebut bersifat sementara sambil menunggu pemasangan rambu lalu lintas Traffic Light oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)," kata Dianto Hari Wibowo, Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Senin (15/9/2025).

Akibat kebijakan ini tambah Dianto, kendaraan yang semula melewati JLU, sementara akan dialihkan untuk melewati jalan Nasional seperti semula dengan melewati dua perlintasan kereta api.

“Sementara dialihkan ke jalur tengah, sambil koordinasi dengan pihak terkait agar rambu-rambu keselamatan segera dipasang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan itu diambil setelah pelaksanaan mediasi dengan warga setempat didampingi pihak Kepolisian Resor (Polres) Lamongan.

“Itu sudah menjadi keputusan bersama dan permintaan warga. Mereka mengancam akan kembali memblokir jalan bila tuntutan tidak segera dipenuhi,” katanya.

Salah satu warga Desa Balun, Mohammad Solih mengatakan aksi pemblokiran tersebut dilakukan, sebagai bentuk protes karena sering terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan yang baru diresmikan pada 17 Agustus lalu.

“Sejak peresmian, empat warga kami mengalami kecelakaan, satu meninggal di lokasi. Kami sudah beberapa kali melayangkan aduan dan alhamdulillah sudah ada tindakan dari dinas terkait,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga berharap pemasangan rambu-rambu di Simpang Balun agar segera direalisasikan terutama di titik-titik rawan, agar keselamatan warga lebih terjamin.

Pada saat melakukan aksi pemblokiran JLU pada Minggu (14/8) malam, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan panjang, khususnya yang menuju wilayah Surabaya. Aparat kepolisian tetap bersiaga di lokasi untuk menjaga situasi agar tetap kondusif.

Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah IV Jawa Timur, Bagus Artamana saat peresmian Agustus lalu menyampaikan bahwa masa uji coba dan evaluasi berlangsung selama tahap pemeliharaan hingga September 2025.

Hasil audit keselamatan jalan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga saat itu menemukan 19 poin yang perlu ditindaklanjuti, termasuk penempatan rambu lalu lintas, penataan pedagang kaki lima, dan pengaturan siklus lampu lalu lintas.

 

Selama masa uji coba, baru tiga lampu lalu lintas yang dipasang di titik awal, tengah, dan akhir jalan. Sementara untuk dua titik lain termasuk disimpang Desa Balun belum terpasang. jir

Berita Terbaru

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Viral Dugaan Penyekapan Calon ART, Pemkot Tindaklanjuti Legalitas dan Izin Usaha

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di kawasan Jalan Kedung Anyar, Kelurahan Sawahan, saat…