Kampung Ikan Asap Jadi Ikon Kuliner Pesisir Legendaris di Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu penjual ikan asap di pesisir Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA
Salah satu penjual ikan asap di pesisir Sidoarjo, Jawa Timur. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sejak puluhan tahun lalu, olahan ikan asap di pesisir yang berada di Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin, menjadi ikon dan kuliner khas di Sidoarjo, Jawa Timur. Dari bandeng, mujair, hingga udang, semua bisa diolah dengan cara tradisional yang sama, dengan diasap hingga matang sempurna. 

Asap dari sabut kelapa atau kayu bakar mampu membuat ikan bertahan lebih lama, sekaligus memberi aroma khas yang menggugah selera. Seiring waktu, pengasapan bukan sekadar teknik pengawetan, melainkan bagian dari budaya kuliner turun-temurun yang berlangsung sejak tahun 1975.

Sementara itu, untuk jenis ikan yang diasap pun semakin beragam. Selain bandeng yang sudah populer, ada juga mujair, lele, hingga udang. Dari semuanya, mujair asap justru paling banyak diminati karena rasanya gurih dan harganya terjangkau.

Ikan-ikan segar tersebut didatangkan dari tambak sekitar Tanggulangin maupun daerah lain. Jenis ikan yang biasa diasap antara lain mujair, lele, bandeng, hingga udang. Dari sekian banyak pilihan, ikan mujair asap menjadi primadona karena paling diminati konsumen.

Lokasinya cukup strategis, hanya sekitar 5 kilometer dari Alun-alun Sidoarjo menuju arah Malang. Patokan mudahnya, dari pertigaan Pasar Tanggulangin pengunjung tinggal berbelok ke arah timur.

Penjual biasanya memasarkan hasilnya ke pasar, mengirim ke pelanggan tetap, atau menjual berkeliling. Salah satunya, Masruroh (25), generasi muda penerus usaha ini, mengaku setiap hari menghabiskan hingga 3 kuintal mujair segar.

"Alhamdulillah permintaan selalu ada, hasilnya cukup untuk kebutuhan keluarga," tuturnya, Selasa (16/09/2025).

Diketahui, kuliner ikan asap telah menjadi bagian dari identitas kuliner Sidoarjo. Tradisi ini tidak hanya tumbuh di satu desa, melainkan juga tersebar di sejumlah wilayah lain yang warganya menggantungkan hidup dari aktivitas pengasapan ikan. Bahkan, tak jarang pembeli dari luar daerah sengaja datang langsung ke lokasi-lokasi pengasapan untuk mendapatkan produk yang masih segar. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro – Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan ketersediaan beras premium di tengah dinamika harga dan pasokan beras di pasaran. S…

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 362 anggota PWI Jawa Timur ditetapkan PWI Pusat sebagai daftar pemilih sementara (DPS) yang memiliki hak memilih Ketua d…

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kementerian Transmigrasi membuka peluang luas bagi pesantren dan jaringan alumninya untuk ikut mengelola potensi ekonomi di k…

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan pembebasan dan keringanan pajak daerah melalui program tahap II yang berlangsung 1 O…

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita tiga unit ponsel usai melakukan penggeledahan selama sekitar lima jam di Kantor Din…

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD dituntut tidak cuma berkutat pada urusan rutinitas…