SURABAYAPAGI, Blitar- Reymond Anugerah 27 selaku Petugas palang pintu Rel Kereta Api yang terletak di Jalan Bakung Kel./Kec.Sukorejo Kota Blitar di bikin terkejut ulah dari seorang pemuda yang nekat tabrakan diri dengan Kereta Api saat KA melaju dari arah Barat menuju ke Timur, ( Stasiun Blitar) kejadian pada Sabtu dini hari (20 September 2025).
Itu membuat masarakat sekitar rel KA dan para pedagang yang menuju pasar terkejut setelah mendengar raungan klakson Kereta Api, setelah kereta berjalan kembali menuju Stasiun Blitar ( jarak hanya 2 Km dari TKP) masarakat dan petugas palang pintu KA melihat kondisi korban dalam keadaan meninggal, sedang korban terpental sekitar 150-200 meter dari korban menabrakan dirinya dngan KA.
Peristiwa itu terjadi seperti yang di sampaikan oleh saksi Raymond Anugerah, pada petugas Polisi yang datangi TKP, saksi menyampaikan, bahwa saat palang pintu sudah di tutup karena Kereta Api Matarmaja jurusan Pasar Senen - Malang akan melintas.
Saksi Reymond melihat ada orang dari arah Utara dengan kendarai motor, ketika dekat perlintasan 198 palang pintu Rel KA, korban memarkir motornya warna merah jenis Vario 150, dan bersamaan itu KA melintas, tanpa di duga oleh saksi, korban menghadang laju KA Matarmaja, sebelumnya saksi meneriak i korban adanya kereta datang, hanya beberapa menit korban tersambar KA, untuk korban terlempar sejauh 150-200 meter.
"Awalnya saksi Raymond petugas Palpin rel KA, menduga korban akan mengambil vidio KA lewat, bahkan saksi sudah teriak untuk melarang korban dekat rel KA karena kereta api segera sampai Palpin, ternyata teriak an saksi tidak di hiraukan, dan korban menghadang laju KA, maka terjadilah peristiwa tersebut." Kata Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar dalam Relis nya.
Dengan kejadian itu, motor korban Vario AG 5716 KKL di amankan warga, dan di serahkan ke Polisi malam itu juga, selanjutnya petugas menghubungi pihak keluarga sesuai dengan KTP yang di tinggal di motornya, juga Hp milik korban, selanjut nya korban di rujuk ke Rumah Sakit.
Untuk nama korban Gustia Efendi 24 warga Desa Ngoran Kec.Nglegok Kabupaten Blitar
" Di mungkinkan dugaan awal, korban bunuh diri, seperti terlihat chad di WA dengan teman wanitanya karena ada permasalahan, kini kita masih mendalami kejadian ini." Pungkas Iptu Samsul.Les
Editor : Redaksi