SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan, distribusi seragam gratis untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs di Kabupaten Jombang akhirnya tuntas dikerjakan dan para penjahit juga merasa lega karena terhindar dari denda.
Hal itu dijelaskan Pejabat Pembuat Komitmen Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma, jika batas akhir distribusi jatuh pada Sabtu (19/09/2025) kemarin. Namun karena dengan libur, sejumlah sekolah sudah menerima lebih awal pada Jumat (19/09/2025). Sementara beberapa madrasah yang libur Jumat tetap dijadwalkan menerima pada Sabtu.
“Alhamdulillah tinggal distribusi saja. Hari ini terakhir, tidak ada penjahit yang molor dan dikenakan denda. Karena kontrak terakhir kan besok, jadi kalau dikirim Sabtu tidak masalah,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma.
Lebih lanjut, menurutnya, seragam gratis sudah terdistribusi ke semua kecamatan dan sekolah. Jika ada siswa yang merasa ukuran seragam tidak pas, bisa langsung dikembalikan ke penjahit untuk diperbaiki.
“Sampai saat ini belum ada laporan yang mengajukan permak,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Jombang, Rahmat Agung Saputra, menegaskan pihaknya ikut mengawal kualitas seragam. Ia mengingatkan agar hasil jahitan sesuai standar, apalagi tahun ini seragam diberikan dalam bentuk jadi.
“Kalau ukurannya tidak pas, dinas wajib mengganti. Kalau kualitasnya jelek, silahkan lapor ke Komisi D. Kami akan memanggil dinas untuk mencari solusi,” kata Rahmat. jb-02/dsy
Editor : Desy Ayu