SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Honda akhirnya resmi meluncurkan sepeda motor listrik pertamanya untuk pasar Eropa, yakni Honda WN7. Model ini merupakan versi produksi dari konsep EV Fun yang sempat diperkenalkan pada ajang EICMA 2024 di Milan. Mengusung gaya naked streetfighter, WN7 tampil dengan desain futuristik berkarakter agresif melalui garis-garis bodi tegas dan siluet minimalis yang modern. Meskipun tampil bersih tanpa banyak ornamen, kesan bertenaga tetap dipertahankan, mencerminkan karakter khas motor listrik masa depan.
Nama "WN7" sendiri memiliki makna khusus. Huruf "W" merujuk pada filosofi pengembangan "Be the Wind", "N" mengindikasikan gaya naked bike, sedangkan angka "7" menandakan kelas output tenaga motor ini. WN7 dikembangkan berdasarkan pengalaman lebih dari 75 tahun Honda di dunia roda dua, dan menjadi bagian penting dari strategi elektrifikasi global perusahaan, yang menargetkan netralitas karbon pada 2040-an.
Dari sisi performa, Honda mengklaim WN7 mampu menyaingi motor bermesin pembakaran internal 600cc dalam hal tenaga, bahkan torsi yang dihasilkan setara dengan motor bermesin 1000cc. Motor ini dibekali tenaga sebesar 67 hp (50 kW / 68 PS) dan torsi puncak 100 Nm, menjadikannya salah satu motor listrik paling bertenaga di kelasnya. Meski berat kosongnya mencapai 217 kg, atau sekitar 25 kg lebih berat dari Honda CB750 Hornet, karakteristik akselerasinya dipastikan tetap responsif.
Motor ini menggunakan baterai lithium-ion tipe tetap yang dapat menempuh jarak lebih dari 130 km dalam satu kali pengisian daya penuh. Untuk pengisian cepat, WN7 sudah mendukung standar CCS2, yang memungkinkan pengisian dari 20% hingga 80�lam waktu hanya 30 menit. Sementara pengisian penuh dari 0% ke 100% di rumah menggunakan wallbox memakan waktu kurang dari 3 jam.
Secara tampilan, bagian depan WN7 dilengkapi lampu LED dua lapis dengan panel instrumen layar TFT 5 inci, yang dipasang di belakangnya. Layar ini mendukung konektivitas smartphone melalui aplikasi Honda RoadSync, memungkinkan pengendara mengakses navigasi, notifikasi, dan musik langsung dari panel instrumen. Bagian belakangnya juga menarik perhatian dengan penggunaan swing arm tunggal, mengingatkan pada desain legendaris Honda RC30 dari tahun 1987, memberikan kesan mewah sekaligus sporty.
Untuk pasar Eropa, Honda menetapkan harga £12.999 (sekitar Rp291 juta), yang menjadikannya salah satu motor listrik premium di kelasnya. Harga tersebut cukup tinggi jika dibandingkan dengan motor listrik dan motor bensin lain yang sudah lebih dulu beredar, seperti Honda CB750 Hornet seharga £7.449 (Rp166 juta) atau LiveWire S2 dari Harley-Davidson yang dijual mulai £8.799 (Rp197 juta). Meski demikian, WN7 tetap menawarkan daya tarik tersendiri bagi penggemar teknologi dan performa tinggi di segmen kendaraan ramah lingkungan.
Saat ini, Honda WN7 baru diperkenalkan untuk pasar Eropa, namun India disebut-sebut akan menjadi salah satu target pasar penting Honda dalam ekspansi motor listrik globalnya. Tak hanya ditujukan untuk kebutuhan harian, WN7 juga dirancang sebagai motor rekreasi yang menyenangkan, sekaligus menjadi simbol langkah besar Honda dalam memasuki era kendaraan listrik roda dua.jkt-03/raf
Editor : Redaksi