Gegara 'Bos Besar'! Harga Kambing di Banyuwangi Anjlok Cuma 300 Ribuan, Peternak Merugi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu peternak kambing sedang menjual nya di pasar hewan Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW
Ilustrasi. Salah satu peternak kambing sedang menjual nya di pasar hewan Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Baru-baru ini, para peternak khususnya kambing di wilayah Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi meringis dan merugi. Pasalnya, Harga ternak kambing di wilayah anjlok total.

Oleh karenanya, adanya penurunan harga membuat banyak peternak memilih menahan ternak di kandang, daripada menjual dengan kondisi merugi. Diketahui, saat ini, harga kambing bibitan hanya berkisar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per ekor. Sementara itu, kambing siap disembelih dijual mulai Rp700 ribu per ekor.

“Harga kambing masih anjlok, rugi besar kalau jual sekarang,” kata Sujari (63), peternak asal Dusun Bangorejo, Rabu (24/09/2025).

Padahal, harga normal kambing bibitan jenis kacangan biasanya mencapai Rp500 ribu per ekor. Karena itu, ia berharap harga bisa segera kembali stabil pada bulan depan.

Hal senada disampaikan peternak lain, Suyitno, warga Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, yang mengatakan jika merosotnya harga kambing dipicu oleh pemain besar atau “bos kambing” yang memelihara ratusan ekor.

Mereka rela menjual dengan harga miring demi memastikan hewan ternaknya laku di pasaran. Meski demikian, harga kambing jenis tertentu masih bertahan tinggi. Untuk bibit kambing jenis tropas dan Marino, harganya masih di atas Rp1,5 juta per ekor.

“Peternak kecil dengan kapasitas 20 ekor jelas kalah. Kalau peternak besar minimal punya 100 ekor, jadi mereka berani banting harga,” jelasnya.

Perlu diketahui, fenomena ini sudah berlangsung sekitar tiga tahun terakhir. Banyak masyarakat yang sebelumnya menjadikan kambing sebagai bentuk investasi atau tabungan, justru memicu over supply sehingga harga sulit naik. by-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…