Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Tulungagung Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu rumah warga yang diterjang angin kencang di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Salah satu rumah warga yang diterjang angin kencang di Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Diterjang angin kencang sekitar pukul 15.00 WIB kemarin mengakibatkan puluhan rumah warga di Tulungagung, Jawa Timur mengalami kerusakan. Wilayah yang terdampak di antaranya Kecamatan Sumbegempol, Boyolangu, Ngunut, Rejotangan dan Kecamatan Kedungwaru.

"Dari empat kecamatan itu yang berdampak pada permukiman warga di Kecamatan Sumbergempol dan Boyolangu. Untuk Kecamatan Ngunut, Rejotangan dan Kedungwaru hanya pohon tumbang," ujar Kasihumas Polres Tulungagung Ipda Nanang Murdiyanto, Kamis (02/10/2025).

Diketahui, di Kecamatan Boyolangu, angin kencang menerjang Desa Waung. Akibatnya 14 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Selain itu, angin kencang juga menerjang Desa Doroampel, Junjung dan Desa Tambakrejo.

"Angin memang cukup kencang, sehingga beberapa atap rumah warga beterbangan, terutama asbes dan seng. Dari tiga desa itu yang paling parah di Doroampel. Banyak atap rumah yang rontok, ada juga kandang ambruk dan tembok roboh," jelasnya.

Saat ini tim gabungan masih diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan rumah yang mengalami kerusakan. Pihaknya memperkirakan jumlah rumah yang rusak mencapai lebih dari 50 unit.

"Kami belum bisa memastikan jumlahnya, masih didata. Untuk Doroampel saja sekitar 30 unit, ya kalau 50 unit mestinya ada," ujarnya.

Bersyukur tidak ada laporan korban jiwa. Namun, dari pendataan sementara kerusakan rumah-rumah warga didominasi pada bagian atap. Sedangkan untuk konstruksi utama rumah rata-rata dalam kondisi aman. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW di berbagai wilayah Kabupaten Magetan, berimbas pada meningkatkan permintaan pisang. Kondisi itu…

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mengurai kemacetan dan mengatasi genangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata aktivitas perdagangan di kawasan Jalan…

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga…

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memastikan pembuangan limbah Bahan Berbahaya Beracun…

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

SUMENEP, Surabayapagi.com – DPRD Kabupaten Sumenep akhirnya mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2…

Titik Api Sulit Dijangkau, Puluhan Kali 'Water Bombing' Dikerahkan di Gunung Arjuno

Titik Api Sulit Dijangkau, Puluhan Kali 'Water Bombing' Dikerahkan di Gunung Arjuno

Rabu, 26 Agu 2026 11:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, sebanyak puluhan kali water bombing dilakukan di titik-titik api yang sulit dijangkau jalur…