SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Awal mulanya Sarah (26), tergerak berjualan jeruk peras ketika dirinya melihat lihat banyaknya pengunjung yang berbelanja di minimarket yang juga menyediakan teras dan tempat parkir yang cukup luas.
Lebih dari itu Sarah juga mengamati, saat musim panen buah jeruk segar dari Kota Batu harganya sangat murah, sedangkan di Kota Sidoarjo yang geografisnya daerah landai dekat pantai yang hawanya panas sangat cocok dengan konsumsi buah jeruk yang segar.
Jeruk peras umumnya memiliki musim panen tertentu. Namun, dengan perkembangan teknologi penyimpanan dan rantai pasokan yang baik, jeruk peras dapat tersedia sepanjang tahun. Hal ini memungkinkan usaha Es Jeruk Peras untuk tetap beroperasi dan memenuhi permintaan konsumen sepanjang tahun.
Melihat potensi bisnis yang menggiurkan ini waktupun tak di sia siakan, ia lantas mempunyai ide untuk berusaha menjual minuman segar berbahan baku buah jeruk dari wilayah agro di Batu, " Kami mulai membuka sayap hingga kami memutuskan untuk menghampiri gerai Alfamart yang strategis dan ramai sebagai mitra usaha dan tempat untuk menawarkan dagangan minuman instan jeruk asli yang segar." Tutur Sarah.
Mengapa Sarah pilih usaha Jeruk peras, ia sempat menyebut kan merupakan buah yang populer dan memiliki rasa yang segar dan manis alami. Banyak konsumen yang mencari minuman yang sehat dan alami tanpa tambahan bahan pengawet atau pemanis buatan. Es Jeruk Peras dapat menjadi alternatif yang populer bagi mereka yang ingin minuman yang menyegarkan dan kaya nutrisi.
"Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan gaya hidup sehat semakin meningkat. Banyak konsumen yang mencari minuman alami dan sehat sebagai pengganti minuman berkarbonasi atau minuman manis buatan. " Ujarnya.
Es Jeruk Peras yang dibuat dengan menggunakan jeruk peras segar dan tanpa tambahan gula atau bahan kimia tambahan, dapat menjadi pilihan yang populer bagi konsumen yang peduli dengan kesehatan." Hanya modifikasi jenis jeruk misalkan kalau konsumen pingin ada kecutnya, ia pakai Jeruk Siam, ada juga kombinasi dengan selasih tanpa pengawet" papar Sarah.
Masih menurut perempuan energik ini, “Mungkin karena tempatnya yang strategis Karena itu, saya memilih Alfamart sebagai kunci kesuksesan usaha saya,” kata Sarah dengan antusias, Senin (6/10).
Jeruk peras berkualitas tinggi dari PT varian jeruk Baby Java asal Batu telah menjadi andalan Kedai jeruk peras Sarah yang juga menarik perhatian pengunjung setia Alfamart.
Setiap gelas jeruk peras Sarah tak pernah gagal menyegarkan dan membuat bibir tersenyum. Dengan harga terjangkau, antara Rp5.000 hingga Rp8.000, pelanggan loyal selalu kembali untuk menikmati segarnya jeruk peras original gerai mini 'Jeruk Manis' milik Sarah ini.
Varian jeruk peras yang dijual di antaranya rasa original, Jeruk Yakult, Jeruk Madu, Jeruk Selasih, Jeruk siam dan lainnya. Para pembelinya pun mayoritas dari pengunjung Alfamart yang berbelanja.
“Yang paling disukai pembeli rasa original tanpa campuran,” ujarnya.
Dibalut dengan rasa cinta dan keuletan, Sarah memastikan pasokan jeruk Baby Java senantiasa mencukupi. Ia mengambil bahan baku bahan baku berkualitas dari Malang sebanyak 300 kilogram setiap satu minggu sekali, telah menjadi kunci kelezatan setiap tegukan jeruk peras dari Alfamart.
Tentu saja cita cita Sarah tak berhenti disini saja, Untuk masa yang akan datang pihaknya
berencana menambah outletnya. “Saat ini masih mencari lokasi yang tepat,” tandasnya. Hdk
Editor : Moch Ilham