Beritakan Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Lamongan, Seorang Jurnalis Dapat Ancaman

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Syaiful Anam, usai melaporkan kejadian intimidasi dan ancaman ke Polres Lamongan, Selasa (7/10/2025). SP/IST
Syaiful Anam, usai melaporkan kejadian intimidasi dan ancaman ke Polres Lamongan, Selasa (7/10/2025). SP/IST

i

Laporkan Ancaman itu ke Polres, dan Minta Pengancam Ditangkap


SURABAYAPAGI.COM, Lamongan -  Kebebasan dan kemerdekaan Pers di Lamongan benar-benar diuji. Bagaimana tidak,  ada seorang jurnalis media cetak dan online terbitan Surabaya diancam salah seorang yang mengaku sebagai backing Dispendik.

Karuan saja, ancaman ini langsung disikapi serius oleh Syaiful Anam sebelum ancaman fisik menimpa dirinya, dengan melaporkan kejadian ancaman itu ke Polres Lamongan, dan mendesak pelaku pengancam untuk segera  ditangkap.

"Iya saya dapat ancaman pria yang berinisial R, meminta berita yang pernah saya muat untuk dihapus atau takedown, " kata Bang Ipul panggilan akrab dari Syaiful Anam Selasa, (7/10/2025).

Ancaman itu bermula, pada 11 September 2025, ia memberitakan dugaan skandal korupsi di Dinas Pendidikan, dengan judul "Program Chromebook Dinas Pendidikan Lamongan Juga Tercium Aroma Dugaan Korupsi".

Usai memberitakan itu, pada Senin (15/9/2025) di salah satu warung yang berada di belakang Lamongan Plaza, saat bersantai bersama tiga rekannya Ar, Ed, dan Lh, tiba-tiba didatangi oleh seorang pria berinisial R bersama beberapa temannya yang datang menggunakan mobil.

Dalam pertemuan tersebut, R meminta agar dirinya menghapus atau mentakedown berita yang telah diterbitkan di laman memorandumdisway.id. “R mengatakan kepada saya bahwa dirinya merupakan pihak yang membackup Dinas Pendidikan Lamongan. Permintaan itu disampaikan langsung kepada saya saat di warung kopi,” ungkapnya.

Tak hanya berupa permintaan, Bang Ipul juga mengaku menerima ancaman jika tidak menuruti permintaan tersebut.

“Setelah itu, R menyampaikan apabila saya tidak menuruti permintaannya untuk men-takedown berita, maka dia tidak segan melakukan tindakan yang tidak diinginkan terhadap saya,” ujarnya.

Karena sudah mengancam tidak hanya mental, tapi mengarah ke fisik, akhirnya Bang Ipul melaporkan kejadian itu ke Polres Lamongan, dan mendapatkan respon positif dari Pindek  Unit 4 Satreskrim Polres Lamongan.

"Saya tadi sudah dimintai keterangan penyidik di Pidtek 4 Reskrim, saya ceritakan apa adanya kronologis yang saya terima," ujarnya.

Peristiwa intimidasi dan ancaman terhadap wartawan ini mendapat perhatian serius dari kalangan jurnalis di Lamongan. Mereka menegaskan pentingnya perlindungan terhadap kebebasan pers dan menolak segala bentuk intimidasi terhadap jurnalis yang menjalankan tugas kontrol sosial.

“Pers bekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Setiap upaya menghalangi kerja jurnalistik merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan informasi dan dapat dijerat Pasal 18 Ayat (1) UU Pers,” tegas salah satu jurnalis Lamongan yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Ya, saat ini masih dalam proses penyelidikan di Satreskrim Polres Lamongan,”ujar Hamzaid singkat. jir

Berita Terbaru

Penghuni Diminta Tertib, Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah

Penghuni Diminta Tertib, Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah

Senin, 12 Okt 2026 13:09 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka menegakkan aturan administrasi sekaligus memastikan pengelolaan hunian rusunawa berjalan tertib sesuai ketentuan yang…

DLH Surabaya Tindak Lanjuti Aduan Aktivitas Pembakaran Sampah di Tambak Mayor

DLH Surabaya Tindak Lanjuti Aduan Aktivitas Pembakaran Sampah di Tambak Mayor

Senin, 12 Okt 2026 13:03 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aduan warga terkait aktivitas pembakaran sampah di kawasan Tambak Mayor, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Pemkot Madiun Mulai Perluasan Lahan Atau Incinerator Buntut TPA Winongo Overload

Pemkot Madiun Mulai Perluasan Lahan Atau Incinerator Buntut TPA Winongo Overload

Senin, 12 Okt 2026 11:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti kapasitas TPA Winongo yang semakin terbatas (overload), membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai mencari jalan…

Ditarget Rampung 2027, Wali Kota Prioritaskan Anggaran Fasilitas Pendidikan Surabaya

Ditarget Rampung 2027, Wali Kota Prioritaskan Anggaran Fasilitas Pendidikan Surabaya

Senin, 12 Okt 2026 11:43 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pembangunan sarana dan prasarana sekolah menyusul laporan kekurangan ruangan kelas di SDN Semolowaru IV Kota…

Pemkot Kediri Dorong Pembinaan dan Prestasi Olahraga Catur, Diikuti Ratusan Atlet

Pemkot Kediri Dorong Pembinaan dan Prestasi Olahraga Catur, Diikuti Ratusan Atlet

Senin, 12 Okt 2026 11:36 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai upaya dalam mendorong pembinaan atlet catur termasuk dengan turnamen untuk menguji kemampuan sekaligus meningkatkan prestasi…

Promosikan Wisata Pesisir, Pemkab Trenggalek Manfaatkan Jambore Komunitas Skuter

Promosikan Wisata Pesisir, Pemkab Trenggalek Manfaatkan Jambore Komunitas Skuter

Senin, 12 Okt 2026 11:07 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Guna mempromosikan destinasi wisata pesisir sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…