TNI Berhasil Kuasai Markas OPM Purom Okiman Wenda, Pelaku Serangan Kapolda Papua 2012

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Barang bukti yang berhasil diamankan.
Barang bukti yang berhasil diamankan.

i

SURABAYA PAGI, Papua- Pasukan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, berhasil menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Purom Okan Wenda, yang menjadi otak di balik serangan terhadap Tito Karnavian, saat menjabat sebagai Kapolda Papua pada tahun 2012.

Dari dalam markas OPM tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senapan angin, alat bidik Trijicon, NVG, empat butir munisi, enam handy talky, enam telepon genggam, serta kartu tanda anggota TPN-PB atas nama Purom Wonerengga alias Purom Okiman Wenda.

Tak hanya itu, ditemukan pula dokumen berisi permintaan dana sebesar Rp50 juta kepada pekerja proyek pengaspalan Jalan Balingga–Tiom, yang disertai ancaman kekerasan.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa kelompok OPM bukan hanya melakukan aksi teror, tetapi juga menjadi penghambat utama pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua Pegunungan.

Merespons pengungkapan ini, Kepala Suku Desa Ninabua Distrik Kagoya, Yakob Kogoya Distrik Yiginua, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Satgas Rajawali III dan pasukan TNI lainnya, yang berhasil menguasai markas kelompok OPM pimpinan Purom Okiman Wenda, yang terkenal sangat kejam terhadap masyarakat Papua.

“Mewakili masyarakat desa, kami ucapkan banyak terimaksih kepada Satgas Rajawali III serta Kogabwilhan III yang dapat menguasai markas OPM Purom Okiman Wenda. Mereka (OPM) sangat kejam kepada kami,” kata Yakob kepada wartawan, Rabu, (7/10/2025).

Purom Okiman Wenda beserta anak buahnya, lanjut Yakob, sering meneror warga dan merampas hasil jerih payah mereka. Kehadiran pasukan TNI di bawah kendali Kogabwilhan III, kata dia memberikan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Desa Ninabua.

Hal senada juga diungkapkan oleh tokoh Pemuda Lanny Jaya, Alinus Wenda. Ia menuturkan, hidup dan kehidupan masyarakat selama ini penuh dengan kecemasan, akibat tindakan brutal kelompok Purom.

“Kami sering dipaksa memberikan makanan dan uang. Mereka tidak segan menodongkan senjata jika kami, masyarakat biasa ini, menolak permintaan mereka,” kata Alinus.

“Dengan hadirnya TNI saat ini, kami yakin, hidup dan kehidupan masyarakat akan aman, damai, seperti mimpi-impian kami selama ini,” imbuhnya.

Keberhasilan TNI menguasai dan mengamankan markas kelompok separatis ini, bukan hanya keunggulan taktis militer, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat Papua.

Langkah ini diharapkan dapat memutus rantai teror yang selama ini menghambat aktivitas warga dan pembangunan di wilayah pegunungan Papua.pap

Tag :

Berita Terbaru

Lewat Uji Coba Inovasi Brida Step, Pemkot Surabaya Upayakan Bantuan Gakin

Lewat Uji Coba Inovasi Brida Step, Pemkot Surabaya Upayakan Bantuan Gakin

Senin, 27 Jul 2026 15:23 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui inovasi program Brida Step (Surabaya Talent Entrepreneurial Path), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini memetakan…

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya membangun pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,…

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui penerapan sistem digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong transparansi pelaporan pajak di sektor…

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian yang Layak, Pemerintah Kota…

Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

Senin, 27 Jul 2026 14:48 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Diserang hama ulat hitam, sejumlah petani di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk bawang merah mengalami gagal panen.…

Belasan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Kerugian Capai Rp25 Juta

Belasan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Kerugian Capai Rp25 Juta

Senin, 27 Jul 2026 14:41 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Baru-baru ini sebanyak belasan rumah di Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi diterjang angin puting…