Jokowi Disarankan Batalkan Buka PON XX di Papua, Alasan Keamanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi penyerangan  Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Senin (13/9/2021). Penyerangan ini menyebabkan 1 nakes tewas. SP/Liputan 6
Aksi penyerangan  Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Senin (13/9/2021). Penyerangan ini menyebabkan 1 nakes tewas. SP/Liputan 6

i

SURABAYAPAGI.COM, Papua - Papua belum aman. Presiden Jokowi disarankan oleh pengamat politik, hukum dan keamanan Dewinta Pringgodani, membatalkan rencananya membuka secara langsung PON XX Papua di Stadion Lukas Enembe yang berlokasi di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua pada 2 Oktober mendatang.

“Demi keselamatan Presiden Jokowi, lebih baik opening ceremony PON dilakukan secara virtual dari Jakarta," kata Dewinta dalam keterangannya, Minggu (19/9).

Bukan hanya kepala negara, menurut Dewinta, anggota Kabinet Indonesia Maju yang tidak terkait langsung dengan hajatan PON juga diminta tidak menghadiri upacara pembukaan pesta olahraga nasional tersebut secara virtual.

"Menteri-menteri menghadiri pembukaan secara virtual saja," kata Dewinta.  Pengamat politik dan keamanan juga menyoroti teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan aksi biadab dengan menyerang tenaga kesehatan alias nakes dan membakar puskesmas dan sejumlah fasilitas umum lainnya di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

 

Ancaman KKB

Sementara itu, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau yang mengaku sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) mengancam akan menghancurkan semua fasilitas yang dibangun Pemerintah Indonesia.

KKB Papua menekankan bahwa jika dalam penyerangan ada pendatang atau imigran dari luar Papua yang menjadi korban, maka itu adalah tanggung jawab Pemerintah Indonesia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KKB Papua melakukan beberapa penyerangan terhadap fasilitas publik.

Di antara yang mereka serang, yakni fasilitas kesehatan dan fasilitas pendidikan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada 13-14 September 2021.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan bahwa pihaknya menyerang fasilitas publik itu karena sering dipakai oleh militer.

“Dan 2 orang (nakes) yang kerja di wilayah itu pun agen TNI Polri,” katanya pada Sabtu, (18/9) dikutip dari akun TheTpnpb OpmNews.

 

Orang Imigran Indonesia

Sebby juga mengaku bahwa sebelum melakukan penyerangan, pihaknya sudah mengumumkan kepada orang imigran Indonesia untuk meningggalkan wilayah perang, termasuk Pegunungan Bintang.

Sedangkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar juga mengutuk keras kejadian penyerangan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiwirok, Papua Lamek Tablo yang terjadi pada Senin (13/9) lalu. Untuk itu, ia menilai perlu adanya peningkatan kerja sama dengan seluruh aparat penegak hukum seperti TNI/Polri di kawasan tersebut, agar KKB Papua tidak lagi memiliki ruang gerak yang luas.

“Koordinasi antar penegak hukum yang ada di Papua sangat diperlukan untuk dapat mengusut tuntas dan terus melakukan upaya penangkapan terhadap mereka yang terlibat,” ucapnya.

Menurut Boy lagi, TNI telah menugaskan satgas Namengkawi untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal sebagai upaya menghentikan aksi teror KKB. n pp, 02, gp

Berita Terbaru

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Waktu hitung mundur (timer) lampu lalu lintas yang hanya 10 detik diduga menjadi pemicu kemacetan parah di perempatan Pasar S…

Aset Pemprov Bikin Buntu Jalan Pandugo Rungkut, Pemprov dan Komisi A Belum Bersikap

Aset Pemprov Bikin Buntu Jalan Pandugo Rungkut, Pemprov dan Komisi A Belum Bersikap

Kamis, 26 Feb 2026 17:06 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 17:06 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Bertahun-tahun aset Pemprov Jatim sepanjang 50 meter  menghalangi fasilitas umum berupa jalan raya di kawasan Pandugo - Rungkut …

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bulan Ramadhan penuh berkah hampir dirasakan oleh semua orang, dimana pekerja formal akan mendapat Tunjangan Hari Raya (THR),…

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Ketua DPRD Jatim Bantah Ada Kunker Luar Negeri Bulan Depan

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:54 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Kabar rencana kunjungan ke Luar Negeri di bulan Maret 2026 dibantah langsung Ketua DPRD Jawa Timur H Musyafak Rouf. Meskipun…

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Semarakkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, PLN dan Rumah BUMN P…

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

SurabayaPagi, Utah – Brand perhiasan Frank & co. kembali menorehkan prestasi di panggung internasional dengan mendampingi Brand Ambassador-nya, Maudy Ayunda, d…