Antisipasi Banjir di Musim Hujan, Pemkab Banyuwangi Lakukan Normalisasi Dam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Truk dan Alat berat saat mengeruk bendungan di Dam Garit, Alasmalang, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW
Truk dan Alat berat saat mengeruk bendungan di Dam Garit, Alasmalang, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai melakukan normalisasi beberapa dam di wilayah tersebut untuk mengantisipasi datangnya banjir.

Pasalnya, sebelumnya juga terjadi luapan air sungai karena intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi pada Juni lalu di Desa Alas Malang menyebabkan penumpukan sedimentasi di kawasan bendungan. Bahkan, volume endapan material yang terbawa aliran sungai mencapai sekitar 8.268 meter kubik.

"Dari pengalaman sebelumnya, luapan air disebabkan karena tersumbatnya jembatan di kawasan bendungan, maka dari itu kami lakukan normalisasi supaya sungai memiliki daya tampung yang cukup sebelum air masuk ke jembatan," ujar Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Kabupaten Banyuwangi Riza Al Fahroby, Kamis (09/10/2025).

Sehingga, saat ini Pemkab Banyuwangi sedang gencar-gencarnya melakukan normalisasi dam di wilayah rawan banjir, diantaranya dam Garit di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh.

"Timbunan material setinggi sekitar tiga meter di dasar bendungan dikeruk menggunakan alat berat, dan normalisasi ini telah dilakukan sejak awal Oktober lalu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Rizal menyampaikan normalisasi dilakukan sebagai respons atas permintaan warga setempat, terlebih sebentar lagi akan memasuki musim hujan. Pasalnya, dam Garit Desa Alas Malang berfungsi mengairi sekitar 475 hektare sawah yang tersebar di enam desa. Oleh karenanya, pembersihan dilakukan secara intensif agar aliran air yang mengalir ke petak sawah para petani kembali normal.

Perlu diketahui, normalisasi dilakukan dengan mengerahkan alat berat untuk mengeruk tumpukan material setinggi hampir tiga meter yang menumpuk di dasar bendungan. ‎‎“Normalisasi ini sudah menjadi kegiatan rutin kami, tidak hanya di Dam Garit, tapi saluran lainnya yang membutuhkan penanganan berkala,” ucapnya. by-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…