Pastikan Bangunan Aman, DPUPKP Ponorogo Bakal Dampingi 40 Ponpes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo memberikan arahan kepada puluhan pengasuh dan pimpinan pondok pesantren dalam kegiatan pendampingan teknis bangunan di Aula DPUPKP Ponorogo. SP/ PNG
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo memberikan arahan kepada puluhan pengasuh dan pimpinan pondok pesantren dalam kegiatan pendampingan teknis bangunan di Aula DPUPKP Ponorogo. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya memastikan bangunan pesantren yang digunakan aman, layak huni, serta memenuhi aspek legalitas konstruksi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) bakal melakukan pendampingan, yang diikuti sekitar 40 pengasuh dan pimpinan pondok pesantren yang digelar di Aula DPUPKP Ponorogo.

"Melalui kegiatan ini kami mendampingi pondok pesantren agar memenuhi ketentuan teknis konstruksi. Tujuannya untuk memastikan bangunan aman ditempati dan layak secara fungsi," jelas Kepala DPUPKP Ponorogo Jamus Kunto Purnomo, Selasa (14/10/2025).

Pendampingan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang meminta seluruh pondok pesantren di daerah dengan sebutan "Bumi Reyog" itu, memiliki bangunan yang memenuhi standar keamanan.

Upaya ini juga menjadi langkah antisipatif pasca-ambruk gedung bertingkat di salah satu pondok pesantren di Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu yang menelan korban jiwa. "Pemkab tidak ingin kejadian serupa terjadi di Ponorogo. Saat ini tercatat ada 123 pondok pesantren aktif yang terus berkembang," katanya.

Dalam kegiatan itu, para pengasuh ponpes juga diminta memperbarui data terkait penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Pasalnya, PBG menjadi syarat utama sebelum pembangunan dimulai, sementara SLF menunjukkan bahwa bangunan yang sudah berdiri memenuhi standar keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan. Kedua dokumen ini penting, bukan sekadar legalitas, namun juga untuk menjamin keamanan bangunan bagi penghuni di dalamnya.

Selain itu, DPUPKP Ponorogo juga membuka layanan konsultasi bagi pengelola pondok yang ingin memeriksa kondisi bangunan atau mengurus kelengkapan dokumen perizinan. "Kami siap mendampingi setiap saat. Ini tanggung jawab bersama agar santri bisa belajar dengan aman dan orang tua merasa tenang," kata Jamus. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Ribuan Warga Girang, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD Jelang Puasa

Ribuan Warga Girang, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD Jelang Puasa

Jumat, 13 Feb 2026 21:33 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 21:33 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -Pemerintah Kota Mojokerto mencatat percepatan yang signifikan dalam proses penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) APBD …

Reses di Bojonegoro, Ony Setiawan Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Kesenian dan Digital

Reses di Bojonegoro, Ony Setiawan Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Kesenian dan Digital

Jumat, 13 Feb 2026 20:46 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro – Anggota DPRD Jawa Timur dari Komisi B, Ony Setiawan, menggelar reses atau kegiatan serap aspirasi bersama warga Bojonegoro, d…

Pedagang Pasar Kota Madiun Tuduh Ada Maladministrasi, Siap Gugat ke PTUN

Pedagang Pasar Kota Madiun Tuduh Ada Maladministrasi, Siap Gugat ke PTUN

Jumat, 13 Feb 2026 19:26 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 19:26 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar se-Kota Madiun gugat Pemkot Madiun ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas dugaan maladministrasi dan pem…

UKT Dipangkas Mahasiswa Terancam Putus Kuliah, Ajeng: Saya Akan Kawal Warga Tak Mampu Mendapatkan Pendidikan

UKT Dipangkas Mahasiswa Terancam Putus Kuliah, Ajeng: Saya Akan Kawal Warga Tak Mampu Mendapatkan Pendidikan

Jumat, 13 Feb 2026 19:00 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 19:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya  - Pemotongan bantuan UKT (Uang Kuliah Tunggal) Beasiswa Pemuda Tangguh yang disamaratakan menjadi Rp 2,5 juta memicu kegelisahan di …

Perkuat Ekonomi Desa, Bank Jatim dan Kemendes PDT RI Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Perkuat Ekonomi Desa, Bank Jatim dan Kemendes PDT RI Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Jumat, 13 Feb 2026 18:57 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Surbaya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan…

Forum Roundtable 2026, IHH Healthcare Malaysia Dorong Akses Layanan Lintas Negara

Forum Roundtable 2026, IHH Healthcare Malaysia Dorong Akses Layanan Lintas Negara

Jumat, 13 Feb 2026 18:47 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – IHH Healthcare Malaysia terus memperluas kolaborasinya dengan Indonesia melalui Indonesia Partners Roundtable Sessions 2026. Forum i…