Dana TKD Berkurang, Pemkab Banyuwangi Perkuat Kolaborasi dan Inovasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 34 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Banyuwangi, di GOR Tawangalun Banyuwangi. SP/ BYW
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 34 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Banyuwangi, di GOR Tawangalun Banyuwangi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Seiring pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah (TKD) berkurang sekitar Rp665 miliar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai memperkuat kolaborasi dan inovasi untuk program kerjanya 2026 mendatang.

Bupati Ipuk mengungkap, di tengah tantangan pengurangan dana transfer pusat ke daerah, menurutnya kuncinya adalah kolaborasi dan inovasi. Lanjutnya, layanan publik dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan lingkungan tidak boleh terganggu dan harus tetap berjalan dengan baik.

"Ini adalah tantangan besar buat kita semua, dengan berkurangnya transfer pusat ke daerah tidak mengurangi pelayanan dasar. kita semua harus lincah menemukan solusi yang bisa mempercepat kerja tanpa harus menambah biaya," kata Ipuk, Kamis (16/10/2025).

Lebih lanjut, Bupati Banyuwangi melantik sejumlah pejabat, di antaranya Amir Hidayat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, dr. Siti Asiyah Anggraeni sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang sekaligus Plt Direkrut RSUD Blambangan, serta sejumlah camat dan lurah.

Menurut Ipuk, rotasi jabatan tersebut dilakukan untuk penyegaran agar mencapai kinerja yang terbaik. Pihaknya juga mengingatkan setiap posisi yang diterima merupakan hasil dari proses panjang, evaluasi dan penilaian terhadap kinerja, bukan karena kedekatan pribadi.

"Mudah-mudahan kinerjanya semakin lebih baik dan capaian kinerjanya semakin lebih meningkat lagi. Karena, jabatan ini bukan atas bantuan dari seseorang, tapi karena kinerja masing-masing. Bukan karena kedekatan dengan bupati. Saya pastikan bahwa penunjukan ibu bapak semua bebas dari uang atau dana yang diperuntukkan untuk saya," kata Ipuk. by-01/dsy

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …