Perkuat Program Pemberdayaan Ekonomi Turunkan Kemiskinan di Seluruh Jatim

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Beberapa capaian pembangunan yang disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun ke- 80 Provinsi Jawa Timur, terkait angka penurunan kemiskinan dan Indeks Pembangunsn Manusia (IPM), patut diapresiasi. 

Anggota Fraksi PDIP DPDD Jatim Erma Susanti mengingatkan agar capaian tersebut tidak hanya dilihat dari angka statistik semata, tetapi juga dari sejauh mana pemerataan kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di seluruh daerah.

Dalam sambutannya di hadapan anggota DPRD dan tamu undangan, di rapat Paripurna Istimewa peringatan HUT ke- 80 Pemprov Jatim, Minggu (12/20/25) kemarin, Gubernur Khofifah menyampaikan sejumlah capaian penting Pemprov Jawa Timur. Angka kemiskinan turun menjadi 9,03 persen pada Maret 2025 dari sebelumnya 9,29 persen pada Maret 2024. Sementara Gini rasio, yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan, juga menurun dari 0,372 menjadi 0,368, menandakan perbaikan distribusi ekonomi di berbagai lapisan masyarakat.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur meningkat menjadi 74,29 pada tahun 2025, naik dari 73,95 pada tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan Jawa Timur di posisi tengah atas secara nasional, menunjukkan kemajuan dalam pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Menurut Erma, meski capaian tersebut positif, dirinya menilai bahwa penurunan kemiskinan dan ketimpangan masih perlu diakselerasi dan dipastikan merata.

“Kita bersyukur, Alhamdulillah, angka kemiskinan menurun di triwulan ini dan Gini rasio juga turun. Tapi penurunannya belum terlalu signifikan. Perlu kita lihat lagi, apakah penurunan itu merata di seluruh kabupaten dan kota, atau justru hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu,” ujar Erma menyikapi pernyataan Gibernir Khofifah dalam sambutan di HUT ke- 80 Pemprov Jatim, Senin (13/10/25). 

Legislator asal Dapil Tulungagung-Blitar ini menambahkan, pembangunan yang adil tidak cukup hanya dengan mengandalkan penurunan angka kemiskinan. Menurutnya, kualitas hidup masyarakat harus menjadi indikator utama, yang tercermin dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di seluruh daerah, bukan hanya di kota-kota besar.

“Kalau kita bicara kesejahteraan, maka ukuran utamanya adalah IPM. Kalau pun IPM Jawa Timur naik, tapi daerah-daerah dengan posisi terbawah tidak ikut meningkat, berarti pemerataannya belum berjalan baik. Kita ingin ada kemajuan di semua wilayah, supaya keadilan pembangunan benar-benar terwujud,” tegas anggota komisi B DPRD Jatim itu.

Anggota DPRD Jatim dua periode itu juga menyoroti pentingnya memperkuat program pemberdayaan ekonomi rakyat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, penguatan UMKM menjadi kunci dalam menurunkan kemiskinan secara berkelanjutan karena langsung menyentuh basis ekonomi masyarakat bawah.

“UMKM harus terus didampingi dan diberdayakan, bukan hanya lewat bantuan modal, tetapi juga peningkatan kapasitas, akses pasar, dan digitalisasi usaha. Kalau UMKM tumbuh kuat, maka penurunan kemiskinan akan lebih cepat dan ketimpangan pendapatan bisa ditekan,” paparnya.

Lebih jauh, Erma mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan adalah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi agar tetap inklusif. Ia menilai, Jawa Timur sudah berada di jalur yang tepat, namun perlu langkah-langkah afirmatif untuk daerah tertinggal dan kelompok rentan agar tidak tertinggal dalam arus kemajuan.

“Pemerintah provinsi harus memastikan tidak ada daerah yang tertinggal. Artinya, pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di kawasan industri dan kota besar. Keadilan sosial sebagaimana cita-cita konstitusi harus terwujud nyata,” tegasnya.

Erma juga menegaskan bahwa Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur akan terus mendorong Pemprov agar memperkuat sinergi dengan kabupaten/kota dalam program penanggulangan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan layanan dasar bagi masyarakat miskin.

“Kita ingin pembangunan manusia Jawa Timur terus meningkat, bukan hanya diukur dari angka-angka, tetapi juga dari rasa keadilan dan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat di desa dan kota,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…

Perkuat Peran Kecamatan dan Desa, Capaian IKD Bondowoso Tembus 6,7 Persen

Perkuat Peran Kecamatan dan Desa, Capaian IKD Bondowoso Tembus 6,7 Persen

Senin, 05 Okt 2026 14:56 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan…