Keunikan Kontes Kambing Jerabang di Tulungagung, Bernilai Ekonomi Besar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sebanyak ratusan ekor kambing memenuhi Lapangan Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Sebanyak ratusan ekor kambing memenuhi Lapangan Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak ratusan ekor kambing mengikuti kontes yang digelar sebagai bagian dari upaya pengusulan kambing jerabang sebagai galur (garis keturunan tertentu dan tetap) Kabupaten Tulungagung.

Kontes tersebut digelar di Lapangan Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kemarin. Sedangkan kambing yang dipamerkan bukan untuk dijual. 

Sebab, hewan ternak yang satu ini adalah jenis khusus yang dinamai kambing jerabang dan dinilai  jenis kambing unggul, karena fisiknya sangat besar sehingga lebih menguntungkan jika diternakkan. Jerabang berasal dari kata abang atau merah dalam bahasa Jawa, menunjukkan ciri khas kambing ini selalu ada warna merahnya.

Agus Setiawan, salah satu peternak dan juga panitia kontes mengatakan, kontes ini adalah inisiatif dari para peternak yang juga didukung lembaga-lembaga terkait, termasuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.  

“Selama ini para pihak terkait, seperti Dinas Peternakan selalu mendorong kami beternak dengan baik dan benar,” ucap Agus, Senin (20/10/2025).

Menurut Agus, kambing jerabang ini memberi nuansa dan semangat baru bagi para peternak. Apalagi, saat ini tengah ada upaya untuk mendaftarkan kambing ini sebagai galur Tulungagung.

“Secara fisik masih mirip Jawa randu, tapi ukurannya lebih besar. Tapi kalau diperhatikan detail, banyak sekali perbedaannya,” ungkap Agus.

Rencananya kontes ini akan dilaksanakan setiap enam bulan, tidak hanya di Tulungagung, tapi juga daerah lain di sekitarnya. Peserta kontes kambing jerabang ini antara lain datang dari Blitar, Kediri, Jombang, Malang, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek.

Diketahui, hewan ternak ini mempunyai nilai ekonomi yang besar, seperti menggerakkan industri pakan, hasil susu, dan juga dagingnya. Bahkan kotorannya yang sering disebut sebagai srintil juga memberi manfaat, bisa diolah untuk pupuk.

Dengan semangat kerja keras, inovasi, dan kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimistis menjadikan daerah ini sebagai pusat pengembangan kambing lokal unggulan di Jawa Timur bahkan Indonesia. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…