Kerajinan Tangan dari Batu Khas Pacitan Naik Kelas, Tembus Pasar Luar Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemilik kerajinan batu "OG Jewellry" Pacitan, Istianah dengan pengunjung saat pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 tahun 2025. SP/ BTU
Pemilik kerajinan batu "OG Jewellry" Pacitan, Istianah dengan pengunjung saat pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 tahun 2025. SP/ BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Baru-baru ini kerajinan baru alam asal Pacitan menorehkan tren positif naik kelas, tidak hanya disukai pasar dalam negeri dan mampu menembus pasar luar negeri. Tak hanya itu, kerajinan tangan dari batu khas Pacitan tersebut juga masih digemari hingga kini. Hal itu terbukti saat pameran pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 tahun 2025, yang juga diikutinya.

Pemilik kerajinan batu "OG Jewellry" Pacitan, Istianah mengatakan usaha yang ditekuninya sejak 2014 hingga sekarang ini terus berkembang. Bahkan, ia punya banyak pelanggan.

"Sekarang di 2025 ini ingin bisa ekspor. Di tahun ini juga ikut pameran di Jakarta Trade Expo Indonesia 2025 yang mempertemukan dengan buyer," jelasnya, Selasa (21/10/2025).

Lebih lanjut, dirinya bersyukur dalam kegiatan tersebut, bertemu dengan banyak pembeli termasuk dari India, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat dan berbagai negara lainnya. Bahkan, mereka juga serius dengan memesan barang.

Ia menyebut, pembeli dari Amerika Serikat memesan hingga 100 barang. Ada juga dari sejumlah negara lain yang juga masih melihat katalog produk yang dikeluarkannya.

Pasalnya, selama ini produk yang dibuatnya sudah banyak yang dijual ke luar negeri. Namun, mayoritas masih jejaring untuk produk misalnya ke Hong Kong, Australia, Jepang, Singapura, hingga Malaysia. Sedangkan yang benar-benar bertemu buyer secara langsung ia dapatkan saat ikut serta dalam pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 tahun 2025.

Dirinya optimistis bisa memenuhi permintaan buyer. Saat ini, dirinya dibantu oleh lima orang pekerja. Setiap bulan bisa menghasilkan sekitar 300 produk. Ia pun tak ragu akan kehabisan stok bahan baku, sebab di Pacitan banyak sekali bebatuan dengan beragam model dan menarik.

Diketahui, saat ini lima UMKM binaan berhasil mengantongi pembiayaan perbankan senilai Rp4,57 miliar untuk pengembangan keripik gadung, jamu kemasan, bawang merah, hingga beras. Sebuah langkah konkret mendorong UMKM naik kelas. bt-01/dsy

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…