SURABAYA PAGI, Surabaya- Grunge Boiler Room Chapter 5 digelar lagi di Lego Coffee, Jl. Ketintang Selatan No.95, Karah, Kec. Jambangan, Surabaya, Sabtu (25/10/2025).
Dalam gigs rutin yang sudah digeber kelima kalinya ini menampilkan band-band bergenre rock seperti Luzia, Sunset & Butterflies, Barrat, Pluto band dan BUS.
Setelah rehat lebih dari dua bulan, Grunge Boiler Room masih memikat penikmat musik-musik keras antimainstream..
"Acara seperti ini sudah langka, padahal sangat asyik untuk diikuti," tegas Rose, salah satu pengunjung cafe.
Hal yang sama juga diucapkan Rudi dari Sidoarjo. Sambil menikmati sajian kuliner di cafe ini, dia merasakan sensasi beda dengan mendengarkan musik-musik keras tapi tetap harmonis.
"Nyama di Lego Coffee harganya terjangkau. Saya sih berharap acara seperti ini semakin berkembabg untuk mewadahi musisi-musisi seperti ini yang tak kalah berbakat dari musisi-musisi yang sudah terkenal," jelas karyawan kantoran ini.
Acara berlangsung rancak, penuh keakraban tapi tetap keren saat bermain musik.
"Surabaya dari dulu gudangnya rocker, dan acara ini jadi salah satu buktinya," tegas Jonas, salah satu penggagas Surabaya Grunge Community.
Salah satu musisi yang bermain, Herman, vokalis Pluto Band mengungkapkan kegembiraanya bisa perform di Grunge Boiler Room.
"Sekian lama tak pernah manggung, senang dan bangga akhirnya bisa tampil di sini. Berasa nostalgia, acara dengan konsep seperti ini, keren, top habis," seloroh pegawai Pemkot Surabaya ini yang main ciamik bersama Yudit (bass), Iput (drum) dan Aying (gitar).
Grunge Boiler Room sukses digelar berkat kerjasama apik dari komunitas Surabaya Grunge Community (SGC), Sidoarjo Grunge Army dan Altrock Anthem.by
Editor : Redaksi