SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Penyanyi Denada kembali menjadi sorotan publik setelah kerap membagikan potret dirinya dengan gaya busana seksi di media sosial, seperti mengenakan crop top yang memperlihatkan perutnya. Penampilannya itu menuai beragam komentar dari netizen. Saya mengelus dada, karena usia Denada, tidak lagi muda.
Saya teringat Alkitab yang tidak secara eksplisit mendefinisikan "seksi", tetapi memberikan prinsip-prinsip berpakaian yang mengutamakan kesopanan, kesederhanaan, dan kesucian.
Pakaian tidak boleh terlalu terbuka, menonjolkan tubuh secara berlebihan, atau berlawanan dengan jenis kelamin pemakainya. Ini karena dianggap sebagai kekejian bagi Tuhan .
1 Timotius 2:9 mendorong perempuan untuk berdandan dengan sopan, pantas, dan sederhana, bukan dengan perhiasan mahal atau pakaian mewah.
Artinya, pakaian yang terlalu terbuka, tembus pandang, atau terlalu menonjolkan bagian tubuh tidak sesuai dengan prinsip alkitabiah yang menganjurkan untuk menutupi tubuh.
Ulangan 22:5 secara tegas melarang perempuan memakai pakaian laki-laki dan sebaliknya, karena hal ini dianggap kekejian bagi Tuhan.
Alkitab mengajarkan nilai-nilai seperti kesopanan, kesederhanaan, dan penghormatan terhadap tubuh. Pakaian yang "seksi" menurut standar dunia mungkin tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ini, yang mendorong umat Kristen untuk memuliakan Tuhan melalui cara mereka berpakaian dan bertindak.
1 Timotius 2:9-10 (TB) Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal.
Teman ditanya berpakaian sexy itu wajar apa gak??? Yang saya rasa si pembuat thread ini ngertilah mana yg sexy yg wajar mana yang gak? Kalau masih ingin ditanyakan ya berarti seksi yang sudah berlebihan... Tapi namanya orang ada yang swlalu cari pembenaran sendiri. (Maria Sari)
Editor : Redaksi