Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bulog mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.
Bulog mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia menanggapi laporan Badan Pusat Statistik (BPS) adanya kenaikan harga beras di berbagai lini, mulai dari penggilingan hingga tingkat eceran. Selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin, pihaknya tidak menerima komplain terkait lonjakan harga beras maupun sembako.

"Harga beras sesuai dengan HET. Sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi ditentukan oleh pemerintah. Mungkin selama beberapa hari terakhir ini menjelang Natal Tahun Baru tidak ada bahasa-bahasa yang sifatnya komplain ya terkait dengan kenaikan harga, baik beras sendiri maupun sembako," ujar Rizal kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Minggu (11/1/2026).

 Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan rata-rata harga beras naik pada seluruh tingkat, baik penggilingan, grosir, hingga eceran sepanjang Desember 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyebutkan rata-rata harga beras di penggilingan pada Desember 2025 secara total naik 1,26 persen secara bulanan (mtm) dan naik sebesar 6,38 persen secara tahunan (yoy).

Pudji menjelaskan, menurut kualitasnya, untuk beras kualitas premium mengalami kenaikan harga sebesar 2,62 persen mtm, serta naik 6,92 persen secara yoy.

“Sementara beras kualitas medium naik 0,67 persen mtm dan naik 6,72 persen secara tahunan,” jelas Pudji dalam Rilis BPS, Senin, 5 Januari 2026.

Selain itu, beras di tingkat grosir pada Desember 2025 terjadi inflasi sebesar 0,22 persen mtm dan 5 persen yoy. Harga beras grosir menjadi sebesar Rp14.162 per kilogram, naik dibandingkan bulan sebelumnya Rp14.131 per kilogram.

Di tingkat eceran, inflasi beras terjadi sebesar 0,18 persen mtm dan mengalami inflasi 3,64 persen yoy, atau menjadi sebesar Rp15.081 per kilogram, dibandingkan November 2025 Rp15.054 per kilogram.

BPS menegaskan, data harga beras tersebut merupakan rata-rata nasional yang mencakup berbagai kualitas serta seluruh wilayah di Indonesia.

Menurut Rizal, stabilitas harga ini tidak lepas dari upaya pemerintah yang rutin melakukan pemantauan serta sidak pasar di berbagai wilayah. Bahkan, Satgas Pangan turut terjun langsung untuk memastikan tidak ada permainan harga.

"Maka dampak dari itu, termasuk Satgas Pangan juga yang terjun langsung ke lapangan, harganya tidak ada yang menonjol naik. Alhamdulillah. Sepengetahuan kami," tambah Rizal.

Terkait harga beras yang naik pada Desember berdasarkan laporan BPS, Rizal menerangkan sejauh pantauan Bulog, harga beras masih terkendali di bawah harga yang ditetapkan pemerintah.

"Enggak mungkin, karena buktinya di lapangan enggak ada yang naik gitu loh. Berarti mungkin coba dicek-cek ulang nanti, coba diyakinkan ya. Karena harga beras medium itu maksimal Rp 12.500, beras premium adalah Rp 14.900," jelas Rizal.

 

Beras Premium Naik 

Sebelumnya, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan harga beras di tingkat penggilingan Rp13.488 per kilogram (kg). Harga itu naik 6,38 persen secara tahunan (yoy), dan naik 1,26 persen secara bulanan (mtm).

"Jika kita pilah berdasarkan kualitas beras di penggilingan, beras premium naik 2,62 persen (mtm), dan naik 6,92 persen (yoy). Beras medium naik 0,67 persen (mtm), tapi naik 6,72 persen (yoy)," kata Pudji pada konferensi pers.

Sementara itu, harga beras di tingkat grosir Rp14.162 per kg, naik 5 persen secara tahunan, dan naik 0,22 persen secara bulanan. Adapun harga di tingkat eceran naik 0,18 persen (yoy), dan naik 3,64 (mtm) ke level Rp15.081 per kg. n ec/jk/rmc

Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan di Kota Madiun, Dua Armada Truk Tangki Air Bersih Mulai Dikerahkan

Antisipasi Kekeringan di Kota Madiun, Dua Armada Truk Tangki Air Bersih Mulai Dikerahkan

Selasa, 11 Agu 2026 12:22 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti musim kemarau panjang yang waktu-waktu terjadi puncak kekeringan 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Badan…

Sidak SPPG, DLH Tulungagung Temukan Mayoritas Fasilitas IPAL Belum Penuhi Standar

Sidak SPPG, DLH Tulungagung Temukan Mayoritas Fasilitas IPAL Belum Penuhi Standar

Selasa, 11 Agu 2026 12:20 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna memastikan pengelolaan limbah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan,…

Di Tengah Keterbatasan, KKMP Trate Gresik Tembus Omzet Rp237 Juta, Tata Kelolanya Dikaji KPK RI

Di Tengah Keterbatasan, KKMP Trate Gresik Tembus Omzet Rp237 Juta, Tata Kelolanya Dikaji KPK RI

Selasa, 11 Agu 2026 12:07 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Trate, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi perhatian Direktorat Monitoring Komisi P…

Dorong Perpanjang Masa Tinggal, Pemkot Surabaya Integrasikan MICE dengan Pariwisata

Dorong Perpanjang Masa Tinggal, Pemkot Surabaya Integrasikan MICE dengan Pariwisata

Selasa, 11 Agu 2026 12:03 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memperpanjang masa tinggal di Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintegrasikan sektor Meeting, Incentive,…

Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras ke 107.231 KPM

Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras ke 107.231 KPM

Selasa, 11 Agu 2026 11:54 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna wujudkan kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pangan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun,…

Dispertangan Catat Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo Capai 71 Persen

Dispertangan Catat Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo Capai 71 Persen

Selasa, 11 Agu 2026 11:25 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga minggu pertama Agustus, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo,…