SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri menyoroti realisasi sejumlah proyek yang masih bergulir di Kota Kediri. Mereka tak ingin sejumlah proyek di Kota Kediri yang masih berjalan itu tak selesai sesuai jadwal.
Anggota DPRD Kota Kediri Ashari mengingatkan, risiko keterlambatan proyek akibat cuaca saat ini yang kurang mendukung. Dia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap beberapa proyek fisik yang saat ini tengah dikebut. Utamanya pada kedua pembangunan yakni gedung RSUD Gambiran dan proyek revitalisasi jalan di kawasan Stasiun Kediri.
“Kami khawatir proyek-proyek ini tidak tepat waktu karena cuacanya juga seperti ini,” ujar Ashari yang juga anggota Komisi C DPRD Kota Kediri.
Selain revitalisasi Jalan Stasiun dan RSUD Gambiran, beberapa proyek fisik yang masih bergulir adalah revitalisasi pilar Jembatan Brawijaya.
Kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi saat ini berpotensi menghambat kerja konstruksi yang ditargetkan tuntas sebelum akhir tahun 2025 ini.
Pihaknya meminta agar pemerintah daerah memberikan laporan kemajuan proyek secara rutin, baik harian maupun mingguan.
Itu untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target tanpa harus melewati batas waktu.
“Kalau waktunya tinggal menghitung hari, kurang dari 1 bulan 10 hari atau 20 hari, lalu tetap dipaksakan, itu bisa jadi masalah baru,” beber Ashari.
Sebagai langkah antisipatif, Ashari mendorong agar pemerintah daerah melakukan penyerapan anggaran sejak awal tahun anggaran. Sehingga, proyek fisik tidak menumpuk di akhir tahun. Can
Editor : Moch Ilham