Penghujan, Camat Magersari Imbau Masyarakat Waspadai Genangan dan DBD

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Camat Magersari Febriananda Tejo Pratiwi dan jajaran Forkopimca Magersari terus bersinergi mewaspadai potensi bencana dan ancaman penyakit menular musim penghujan. SP/ DWI
Plt Camat Magersari Febriananda Tejo Pratiwi dan jajaran Forkopimca Magersari terus bersinergi mewaspadai potensi bencana dan ancaman penyakit menular musim penghujan. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Plt Camat Magersari, Febriananda Tejo Pratiwi meminta kepada semua warga untuk waspada terhadap potensi bencana di masing-masing lingkungan. Terlebih saat ini sudah rawan genangan air karena memasuki musim penghujan.

“Alhamdulillah hingga hari ini tidak ada wilayah yang tergenang air usai hujan berdurasi lama," katanya kepada Surabaya Pagi, Kamis (13/11/2025).

Wanita yang kerap disapa Febri itu pun mengajak masyarakat untuk selalu membersihkan saluran air yang kotor agar tidak terjadi genangan air maupun banjir. Serta dianjurkan untuk melakukan bersih-bersih di lingkungan sekitar.

“Kami mengharapkan kerja samanya dari seluruh elemen masyarakat agar mewaspadai dan mengantisipasi musim hujan dengan giat bekerja bakti,” tuturnya.

Dirinya berpesan kepada masyarakat untuk melaporkan kepada pihak terkait jika terjadi bencana maupun hal lainnya.

“Laporkan dengan segera jika terjadi hal-hal kebencanaan, termasuk antisipasi penyakit menular,” tandasnya.

Sebab kata Febri, curah hujan tinggi juga rawan penyebaran penyakit menular. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan banjir di permukiman akibat tidak berfungsinya saluran air dengan baik.

"Kebersihan drainase wajib dijaga. Beberapa titik rawan genangan air ketika hujan. Ini sekaligus untuk mengantisipasi banjir dan juga demam berdarah. Kita tidak bosan mengingatkan hal ini," ucapnya.

Plt Camat Magersari juga tidak lupa mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi ke dalam saluran air. Apabila drainase tersumbat, dikhawatirkan terjadi banjir di permukiman bahkan sampai ke jalan.

Febri pun meminta para lurah dibawah jajarannya, untuk siap sedia dengan memanfaatkan alat komunikasinya.

“Kita siap sedia mengantisipasi bencana, dan meminta keterpaduan dalam koordinasi yang baik dan cepat. Tanggap cepat, lapor, dan siaga bencana, update terus informasi BMKG lewat BPBD dan instansi terkait, serta perlunya keterpaduan dan kesiapan logistik,” pungkasnya. dwi

Berita Terbaru

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

PONOROGO– Dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun 2023-2026, yang menyeret Mantan Ketua DPRD Sunarto dan Kabag K…

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…