SURABAYAPAGI, Tulungagung - Warga di Pantai Bayem, Kecamatan Besuki, Tulungagung dihebohkan adanya penemuan seekor Hiu Paus (rhincodon typus) yang mati terdampar, sehingga kini, bangkai paus tersebut akan segera dikubur menggunakan ekskavator.
Awalnya, Hiu paus tersebut ditemukan sekelompok nelayan dan masyarakat desa Besuki di perairan pantai setempat. Salah seorang warga setempat, Yanti mengatakan hiu paus tersebut diketahui terdampar sekitar pukul 14.00 WIB.
"Lokasinya di Pantai Bayem dekat Pantai Midodaren," kata Yanti, Kamis (20/11/2025).
Pada saat ditemukan, masyarakat nelayan disana sebenarnya sudah mengupayakan menarik ke tengah laut dengan harapan agar ikan raksasa tersebut kembali beraktifitas. Namun, karena ukuranya sangat besar masyarakat tidak berhasil menarik ikan paus tersebut. Masyarakat nelayan tidak tahu, kalau saat itu kondisi ikan sudah mati.
Sementara itu, Koordinator Satwas PSDKP Trenggalek, Achmad Wais mengatakan, hiu paus dengan panjang lebih dari lima meter tersebut saat ini kondisinya mati. Dan setelah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan lembaga terkait, bangkai ikan akhirnya dipendam di wilayah pantai, agar tidak menimbulkan pencemaran sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Sedangkan untuk proses penguburan memanfaatkan alat berat jenis ekskavator, karena kondisi bangkai hiu cukup besar dan berat. "Hiu paus atau rhincodon typus merupakan hewan dilindungi penuh berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) 18 tahun 2013," kata Wais.
Diketahui, kejadian seperti ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, pada Tahun 2021, seekor hiu paus mati terdampar di Pantai Bayeman dan dikubur di lokasi yang sama. Lalu, Tahun 2024, bangkai hiu paus terdampar di Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir dan September 2025, Paus balin ditemukan mati di Pantai Nglarap. tl-02/dsy
Editor : Desy Ayu