Harga Cabai dan Wortel di Madiun Melonjak Imbas Curah Hujan Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual sayuran terutama cabai dan wortel di pasar tradisional Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Ilustrasi. Penjual sayuran terutama cabai dan wortel di pasar tradisional Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Imbas cuaca ekstrem terutama curah hujan yang tinggi memicu harga cabai dan wortel di pasar tradisional di Kabupaten Madiun, Jawa Timur melonjak. Tak hanya cabai dan wortel, pantauan harga bahan pokok di Pasar Pagotan, naik cukup signifikan dibanding pekan sebelumnya.

Diketahui, adanya lonjakan tersebut disebabkan lantaran curah hujan yang tinggi mengakibatkan hasil pertanian rusak hingga akhirnya mengurangi pasokan ke pasaran. Sehingga, kenaikkan komoditi itu memberatkan pembeli yang berbelanja untuk kebutuhan harian.

“Saat ini harga mulai naik semua.Wortel, tomat dan cabai mulai naik. Tetapi karena ini untuk kebutuhan jualan warung terpaksa dana belanjanya lebih mahal dan hal ini tentu memberatkan kami sebagai usaha warung kecil-kecilan,” kata Rahayu, salah satu penjual sayur di pasar Madiun, Minggu (23/11/2025).

Sementara itu, melihat pantuan di Pasar Pagotan, harga wortel naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 15.000 per kilogramnya. Sementara itu, tomat dari Rp 7.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merangkak naik dari Rp 32.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram. Lalu, untuk cabai merah besar juga naik menjadi Rp 55.000 yang sebelumnya seharga Rp 45.000. 

Menurut Mariana, salah seorang pedagang di Pasar Pagotan, lonjakan harga ini berubah karena pasokan dari petani sering terganggu dampak hujan yang terus menerus terjadi di Kabupaten Madiun. 

Selain itu, pengiriman bahan pokok ke pasaran juga mendorong makin melonjaknya harga-harga sembako di pasar tradisional. Meski beberapa harga bahan pokok merangkak naik, pedagang memastikan pasokan beberapa bahan pokok masih tergolong aman di pasaran. Dan sampai saat ini, stok pengiriman cabai yang kerap terlambat karena faktor cuaca ekstrem. 

“Hanya cabai yang terkadang datang terlambat karena kondisi panen di lapangan berkurang,” kata dia. md-02/dsy

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…