Kehilangan Tenaga Mendadak, Honda Recall Ratusan Ribu Accord Hybrid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Honda accord hybrid. SP/ JKT
Honda accord hybrid. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini Honda mengumumkan kabar kurang menyenangkan terkait penarikan kembali (recall) besar-besaran terhadap model Accord Hybrid, yang mencakup lebih dari seperempat juta unit, yang dikarenakan kesalahan pada software yang sangat kritis, Minggu (23/11/2025).

Pasalnya, jika terdapat kesalahan pada software dapat mengakibatkan mobil tiba-tiba mogok dan kehilangan tenaga sepenuhnya saat sedang digunakan. Sehingga, ancaman kehilangan kontrol di jalan bebas hambatan, misalnya saat kecepatan mencapai 100 kilometer per jam, tentu saja menjadi mimpi buruk yang berpotensi fatal bagi siapa pun yang ada di dalam mobil tersebut.

Setelah diselidiki secara mendalam, Honda memastikan bahwa biang keladi di balik kegagalan fungsi ini adalah bug pada perangkat lunak pemantau abnormalitas di dalam CPU ICM.

Kesalahan ini terjadi karena adanya misinterpretasi oleh pihak supplier yang tidak sepenuhnya memahami spesifikasi teknis komponen secara mendalam saat mengembangkan program monitoring tersebut. Ini menunjukkan bahwa rantai pasokan dan komunikasi teknis yang kurang sempurna bisa berdampak langsung pada keselamatan konsumen akhir.

Hal ini tentu sangat membingungkan dan berbahaya, terutama saat driver sedang membutuhkan akselerasi mendadak. Walaupun angka estimasi unit yang bermasalah hanya sekitar 0,3 persen dari total yang ditarik, insiden kehilangan tenaga di tengah kecepatan adalah skenario yang sangat ditakuti.

Diketahui, untuk total unit yang terpaksa dipanggil kembali mencapai angka fantastis 256.603 unit yang diproduksi antara tahun model 2023 hingga 2025. Sedangkan untuk masalah teknis ini diyakini bersumber dari kegagalan program pada Integrated Control Module (ICM) CPU, yang merupakan pusat kendali dari sistem hibrida mobil.

Para pengguna Accord Hybrid diimbau untuk segera merespons panggilan resmi dari Honda. Dan penarikan sejumlah ratusan ribu unit ini secara khusus menargetkan pada type Accord Hybrid yang diproduksi dalam rentang tiga tahun model terbaru. 

Sehingga, untuk meredam kekhawatiran publik, Honda telah menyiapkan solusi yang diklaim sangat sederhana dan sepenuhnya gratis. Pemilik Accord Hybrid yang terdampak cukup menjadwalkan kunjungan ke dealer resmi Honda terdekat. Honda menjadwalkan pengiriman surat pemberitahuan resmi kepada semua pemilik unit terdampak untuk dimulai pada awal 2026. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pak Yes Pamer Prestasi dan Capaian

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Rapat paripurna DPRD Lamongan dalam rangka mendengarkan pertanggungjawabkan APBD tahun 2025, pada Jum'at (12/6/2026), menjadi…

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Kembalinya Kaji Ghofur Nahkodai PKB, Bukti Kaderisasi Setengah Hati

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kembalinya H. Abdul Ghofur nahkodai DPC PKB Lamongan Periode 2026-2031, menjadi salah satu bukti selama ini kaderisasi di internal…