SURABAYAPAGI.COM, Pacitan - Anggaran pembangunan yang minim di Pacitan menjadi sorotan utama dalam agenda reses Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono. Dalam kunjungan ke sejumlah desa, ia menerima banyak keluhan terkait lambannya perbaikan infrastruktur akibat keterbatasan dana pemerintah daerah.
Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono, melakukan reses di beberapa titik di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada hari ini. Reses tersebut bertujuan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terkait usulan program infrastruktur, pertanian, pelayanan kesehatan, dan lain-lain.
Deni Wicaksono mengunjungi Desa Bendo, Desa Kedung Bendo, Desa Boran, dan Pacitan, dan bertemu langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka. Salah satu isu yang banyak disampaikan oleh masyarakat adalah terkait terbatasnya anggaran untuk pembangunan desa.
"Masyarakat sangat berharap Pemerintah Provinsi dapat membantu dalam hal ini, karena anggaran desa yang terbatas membuat pembangunan desa menjadi terhambat," ujar Deni Wicaksono, Rabu (18/11/25).
Deni Wicaksono juga mendengarkan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan irigasi, yang masih belum memadai.
Dari data yang ada, Kondisi infrastruktur di Pacitan, terutama jalan kabupaten, masih banyak yang alami kerusakan. Ratusan kilometer jalan kabupaten di Pacitan dilaporkan rusak dengan tingkat kerusakan bervariasi. Anggaran perbaikan jalan kabupaten dipangkas drastis. Perbaikan yang ada hanya mencakup sebagian kecil dari kebutuhan, dan pemerintah daerah telah mengajukan usulan bantuan ke Pemprov Jatim. Dari total jalan Kabupaten di Pacitan yang rusak sepanjang 1.374 Km, baru 49% yang bisa di perbaiki. Sisanya masih terkendala anggaran.
"Ini memang menjadi masalah sehingga hal ini juga perlu mendapatkan perhatian pemerintah provinsi Jatim. Keterbatasan anggaran pemerintah Kabupaten harus dibantu oleh Pemerintah Provinsi," ucap Deni.
"Apalagi, kita tahu Pacitan dari segi Pariwisata juga cukup menjanjikan sehingga harus didukung infrastruktur yang memadai. Sehingga tidak ada salahnya Pemprov ikut membantu dalam pembangunan infrastruktur yang ada," lanjutnya.
Dalam kesempatan reses ini Penasehat Fraksi PDI-P DPRD Jatim ini juga mendapatkan permintaan Masyarakat agar ada peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan di desa.
"Ini juga harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi. Kita berharap ada perhatian akan kebutuhan masyarakat di daerah, terutama di desa-desa yang masih tertinggal," tegas Deni Wicaksono.
Deni Wicaksono berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Provinsi dan DPRD Jatim, dan akan berusaha untuk membantu mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.
"Kami akan terus berjuang untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan meningkatkan pembangunan di daerah," pungkas Deni. Rko
Editor : Moch Ilham