SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan normalisasi sungai-sungai di kawasannya. Salah satunya, Sungai Bagong di Kelurahan Sobo, yang menjadi salah satu sungai yang kerap meluber ketika hujan deras melanda.
Sebelumnya, sepekan lalu, air Sungai Bagong tersebut sempat meluber ke jalan raya membuat arus lalu lintas saat musim penghujan datang. Bahkan beberapa permukiman warga pun juga terendam.
Selain itu, di kawasan hulu lebar sungai bagong sekitar 30 meter sementara di bagian hilir lebarnya hanya sekitar 4-5 meter. Di pinggir sungai juga banyak ditemukan rumpun-rumpun bambu. Oleh karenanya, untuk penanganan pihak BPBD bersama lintas instansi lainnya melakukan normalisasi sungai bagong
“Ini sangat memprihatinkan karena di bagian hilir sungai bagong sudah sangat sempit sekali. Kalau dibiarkan ini bisa berulang, apalagi ini masih awal musim penghujan,” ujar Kalaksa BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto, Senin (23/11/2025).
Penanganan normalisasi sungai tersebut menggunakan excavator, sedimentasi sungai diangkat ke darat sisi sungai juga dilebarkan. Rencananya juga akan dibangun tanggul sementara.
“Sungai kita lakukan pendalaman, sisi kanan kiri kita lebarkan maksimal satu meter di setiap sisi. Utamanya kita bersihkan rumpun-rumpun bambu yang ada di pinggiran. Nanti juga akan kita bangun tanggul sementara,” terang Danang.
Diketahui, selain Sungai Bagong, lanjut Danang, beberapa sungai yang berpotensi banjir juga akan dilakukan normalisasi. “Beberapa sungai yang pernah banjir ada sungai Sobo, Sukowidi dan Kertosari yang rencananya akan kami normalisasi. Lainnya masih kami asesment,” tegasnya. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu