Iding Pardi Pede, terpilih jadi Dirut PT BEI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com : Calon Direktur Utama PT. Bursa Efek Indonesia (BEI), Iding Pardi,   optimistis terhadap masa depan pasar modal   Indonesia di tengah berbagai sentimen negatif yang membayangi pergerakan pasar belakangan ini. Iding menegaskan, penguatan tata kelola   atau governance akan menjadi fokus utama apabila dirinya dipercaya memimpin BEI.

Dia menuturkan, tata kelola yang kuat menjadi fondasi penting agar pasar modal Indonesia dapat tumbuh lebih sehat, transparan, dan dipercaya investor. "Iya, harus optimis," kata Iding saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Iding mengatakan, penguatan governance tidak hanya diterapkan di institusi bursa, tetapi juga terhadap keseluruhan ekosistem pasar modal.

Menurut dia, fokus utama yang ingin diperkuat adalah tata kelola pasar. Ia menilai governance menjadi pondasi agar pasar modal Indonesia bisa berkembang lebih sehat dalam jangka panjang.

"Kita ingin memperkuat governance. Governance dari bursa tentunya, governance dari market, karena itu menjadi fondasi utama dari pasar kita untuk bertumbuh lebih sehat lagi. Market kita untuk tumbuh lebih sehat lagi. Itu saja, yang paling utama," jelasnya.

Fokus pada Transparansi dan Pasar yang Fair Iding menilai gejolak pasar dan sentimen negatif merupakan hal yang dipengaruhi banyak faktor, baik global maupun domestik. Namun, sebagai institusi, BEI harus fokus memperkuat sistem dan tata kelola agar pasar tetap kredibel.

Menurut dia, pasar modal yang sehat harus dibangun dengan prinsip transparansi, keadilan, serta pengelolaan yang prudent. Ia juga menekankan pentingnya menciptakan pasar yang wajar, teratur, aman, dan efisien sebagaimana mandat utama bursa efek.

"Menurut saya kita fokus ke governance, ya. Bagaimana kita ini mengelola pasar lebih prudent, lebih governance, ya. Karena kalau naik turunnya market kan itu banyak faktor. Tapi kita fokus sebagai institusi. Bursa, ya memperkuat tata kelola itu. Di mana lebih transparent, lebih fair. Itu sesuai dengan misi dari bursa efek," pungkasnya.

 Sebelumnya, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (Dirut KPEI), Iding Pardi, mengonfirmasi dirinya yang mencalonkan diri sebagai calon Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penetapan susunan direksi baru BEI akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

"Benar mas, pencalonannya masih dalam proses karena ada persyaratan yang harus dilengkapi dan diajukan ke OJK,” ujar Iding kepada Liputan6.com, Kamis (2/4/2026).

Sebagai tambahan informasi, proses pemilihan direksi BEI menggunakan sistem paket. Dalam mekanisme ini, Anggota Bursa (AB) mengajukan satu tim lengkap yang mencakup posisi direktur utama beserta sejumlah direktur fungsional.

Iding juga mengonfirmasi nama-nama di dalam sistem paketnya yang sudah beredar di media adalah benar. Adapun untuk alasan Iding mencalonkan diri sebagai Dirut BEI adalah ingin lebih berkontribusi untuk pasar modal Indonesia.

"Kalau alasan saya mencalonkan diri, karena ingin lebih berkontribusi lagi untuk pasar modal Indonesia dan pengalaman saya bekerja di back office (KPEI) sangat relevan dengan permasalahan utama di Bursa Efek saat in,” jelasnya.

Adapun berikut ini merupakan susunan paket calon direksi BEI yang telah dikonfirmasi oleh Iding Pardi selaku Direktur Utama KPEI:

Direktur Utama KPEI: Iding Pardi
Direktur PT Elit Sukses Sekuritas: Zaki Mubarak
Kadiv Pengawasan Transaksi BEI: Yulianto Aji Sadono
Direktur KPEI: Umi Kulsum
Mantan Direktur Utama Bumiputera Sekuritas: Ahmad Subagja
Direktur Pefindo Biro Kredit: Yohannes Liauw
Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia: Andre Tjahjamuljo. n.lp.ts.nn

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…